ARTIKEL OPINI MEMULAI PERUBAHAN SEKARANG

Show simple item record

dc.contributor.author Sabran, Ma'ruf Zahran
dc.date.accessioned 2026-04-16T02:11:07Z
dc.date.available 2026-04-16T02:11:07Z
dc.date.issued 2026-01-16
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8676
dc.description.abstract PROFIL seseorang lebih kuat saat berbasis perbuatan daripada perkataan. Bagaimana caranya memberlakukan orang lain dan keluarga. Terlebih di posisi puncak keberadaan, kekuasaan, kewenangan seseorang, sehingga semua mata bisa memandang. Artinya, bagi seorang pejabat publik, berkewajiban untuk menjaga moral bangsa. Maka hukum sunnah bagi rakyat, mesti berhukum wajib bagi raja. Sebab raja menjadi panutan sekaligus sorotan. Apa yang menjadi hukum makruh untuk rakyat, layak berhukum haram untuk raja. Karena perkataan dan perbuatan raja ditiru sekaligus digugat. Kini, daya kontrol untuk raja lebih luas, saat media sosial telah menghakimi, meskipun belum ada putusan hukum. Reputasi seseorang kadang melejit naik karena komen netizen di dunia maya. Reputasi seseorang kadang drastis melesat turun juga karena komen netizen. Palu hakim belum dijatuhkan, oknum sudah terhakimi secara sepihak. Pada satu sisi, media sosial sebagai kontrol. Pada sisi lain, ia juga memainkan fungsi sanggup menjatuhkan seseorang dari kursi kekuasaan. Paparazi ada di mana-mana, siap meliput keberadaan seseorang, meski bersembunyi di lubang biawak. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.title ARTIKEL OPINI MEMULAI PERUBAHAN SEKARANG en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account