Abstract:
HARI raya umumnya ada dua, seperti yang dilansir oleh Rasulullah SAW. Hari raya Idulfitri dan
hari raya Idul Adha. Imam Abu Laits As-Samarkandi (lahir: 301 H, wafat: 373 H), beliau
menulis bahwa kaum beriman memiliki sembilan hari raya, disamping dua hari tadi. Sembilan
hari raya dimaksud ialah:
Perayaan hari ke-1. Melewati satu hari tanpa dosa. Hari yang penuh bertabur pahala.
Sejak terbit fajar sampai terbenam matahari, jika seseorang berhasil melewatinya tanpa dosa, itu
adalah hari raya baginya.
Umumnya sulit menempuh satu hari tanpa dosa, meski dengki di dalam hati atau memandang
orang lain dengan perasaan merendahkan karena berlevel tidak setara secara gelar pendidikan,
pangkat, jabatan, status sosial dan ekonomi. Satu hari yang terjaga dari kesalahan dan dosa panca
indera dan hati. Sungguh merupakan satu hari raya bagi yang menjalaninya. Rayakan
kemenangan bukan bertambah digit keuangan, harta kekayaan, keturunan, ilmu pengetahuan.
Namun jadikanlah dunia sebagai sawah ladang akhirat.