Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Yasinan Dan Shalawatan Oleh Masyarakat Madura Nu Lulusan Pesantren Di Desa Sungai Malaya, Kabupaten Kubu Raya

Show simple item record

dc.contributor.advisor Sukino, Sukino
dc.contributor.advisor Sahri, Sahri
dc.contributor.advisor Ruslan, Ismail
dc.contributor.advisor Kurniawan, Syamsul
dc.contributor.author ARIFIN, SYAMSUL
dc.date.accessioned 2026-04-15T03:44:33Z
dc.date.available 2026-04-15T03:44:33Z
dc.date.issued 2025-09-03
dc.identifier.citation APA (American Psychological Association) en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8659
dc.description.abstract Syamsul Arifin, NIM 2214100680. “Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Yasinan Dan Shalawatan Oleh Masyarakat Madura Nu Lulusan Pesantren Di Desa Sungai Malaya, Kabupaten Kubu Raya”. Penelitian ini bertujuan mengungkap mekanisme internalisasi nilai nilai pendidikan Islam melalui tradisi Yasinan dan Shalawatan pada komunitas Madura NU lulusan pesantren di Desa Sungai Malaya, Kabupaten Kubu Raya. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ritus keagamaan, tetapi juga sebagai pranata sosial dan sarana pembelajaran nilai yang berlangsung lintas generasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yasinan dan Shalawatan dilaksanakan secara rutin setiap malam Jumat dan pada momen penting seperti haul, peringatan hari besar Islam, atau syukuran keluarga. Tradisi ini memuat empat pokok nilai: penguatan akidah, pembiasaan ibadah, pembentukan akhlak, dan penguatan solidaritas sosial. Proses internalisasi nilai terjadi melalui tiga tahap: transformasi nilai (pemberian pengetahuan dan makna), transaksi nilai (partisipasi kolektif dan pembiasaan ibadah), serta transinternalisasi nilai (terbentuknya kesadaran batin yang mewujud dalam perilaku religius, disiplin, dan gotong royong). Temuan ini menegaskan bahwa tradisi Yasinan dan Shalawatan berperan strategis sebagai media pendidikan nonformal, menjaga identitas keagamaan, serta memperkuat kohesi sosial masyarakat di tengah arus modernisasi dan heterogenitas perantauan. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.subject Internalisasi Nilai en_US
dc.subject Pendidikan Islam en_US
dc.subject Yasinan en_US
dc.subject Shalawatan en_US
dc.subject Tradisi Keagamaan en_US
dc.subject Komunitas Madura en_US
dc.title Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Yasinan Dan Shalawatan Oleh Masyarakat Madura Nu Lulusan Pesantren Di Desa Sungai Malaya, Kabupaten Kubu Raya en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account