TRADISI PEMBACAAN SURAH AL-FATIHAH DALAM PEMBUATAN AIR SELUSUH BAGI IBU HAMIL DI DESA SELAKAU TUA, KABUPATEN SAMBAS (Kajian Living Qur'an)

Show simple item record

dc.contributor.advisor Jabbar, Luqman abdul
dc.contributor.advisor Putra, Hepni
dc.contributor.advisor Yuliarto, Udi
dc.contributor.advisor Abdurrahman, Abdurrahman
dc.contributor.author RISKA, RISKA
dc.date.accessioned 2026-02-25T05:54:02Z
dc.date.available 2026-02-25T05:54:02Z
dc.date.issued 2026-01-26
dc.identifier.citation APA (American Psychological Association) en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8534
dc.description.abstract Riska (12109018), Tradisi Pembacaan Surah Al-Fatihah Dalam Pembuatan Air Selusuh Bagi Ibu Hamil Di Desa Selakau Tua Kabupaten Sambas. Skripsi, Pontianak: Fakultas Ushuluddin dan Adab Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pembuatan air selusuh dan pandangan masyarakat terhadap praktik pembuatan air selusuh bagi ibu hamil di Desa Selakau Tua Kabupaten Sambas. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan Living Qur'an. Data primer diperoleh dari ibu hamil dan tokoh agama, sementara suami, keluarga, serta bidan desa menjadi informan sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam untuk menggali penerapan tradisi di lapangan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik, serta diperkuat dengan member check untuk memastikan kesesuaian temuan dengan fakta di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik air selusuh dilakukan dengan membaca Surah Al-Fatihah pada air putih yang telah disiapkan, disertai niat dan doa memohon keselamatan serta kelancaran persalinan. Masyarakat memandang praktik ini sebagai bentuk doa dan ikhtiar spiritual yang memberikan manfaat psikologis dan ketenangan batin bagi ibu hamil. Praktik air selusuh dinilai tidak bertentangan dengan ajaran Islam selama diniatkan sebagai doa dan tidak diyakini sebagai penentu utama keselamatan persalinan. Meskipun terdapat perbedaan pandangan di masyarakat, praktik ini tidak menimbulkan konflik sosial. Seiring meningkatnya pemahaman keagamaan dan kesehatan, masyarakat mulai menyeimbangkan praktik spiritual dengan pemeriksaan medis. Tenaga kesehatan, khususnya bidan, menghormati praktik air selusuh selama tidak menggantikan peran pelayanan kesehatan dan pemeriksaan kehamilan secara rutin. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN PONTIANAK en_US
dc.subject Air Selusuh en_US
dc.subject Surah Al-Fatihah en_US
dc.subject Ibu Hamil en_US
dc.subject Tradisi Keagamaan en_US
dc.subject Desa Selakau Tua en_US
dc.title TRADISI PEMBACAAN SURAH AL-FATIHAH DALAM PEMBUATAN AIR SELUSUH BAGI IBU HAMIL DI DESA SELAKAU TUA, KABUPATEN SAMBAS (Kajian Living Qur'an) en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account