| dc.description.abstract |
Selvi Mellianti (12108041). Strategi Operasional Pondok Pesantren Ulul Albab Desa Pinang Luar Dalam Mengatasi Defisit Anggaran: Program Studi Manajemen Dakwah (MD), Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Islam (FDKI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Tahun 2025.
Kondisi defisit anggaran yang dialami Pondok Pesantren Ulul Albab di Desa Pinang Luar berdampak pada kelancaran kegiatan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan fasilitas. Keterbatasan sumber pendapatan serta tidak menentunya bantuan dari pihak luar mendorong pesantren untuk menyusun dan menerapkan strategi operasional yang lebih menyesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada. Dengan dua fokus penelitian yaitu: Bagaimana strategi operasional yang diimplentasikan Pondok Pesantren Ulul Albab al Fikri dalam mengatasi defisit anggaran dan Faktor-faktor pendukung serta penghambat pelaksanaan strategi operasional dalam mengatasi defisit anggaran di Pondok Pesantren Ulul Albab Al-Fikri.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga tahap yaitu: wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan adala triangulasi, member check dan perpanjangan pengamatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren mengimplementasikan strategi operasional melalui kebutuhan prioritas, seperti pemenuhan kebutuhan operasional pondok, serta pembangunan fasilitas secara bertahap, optimalisasi sumber pendapatan yang ada, seperti SPP santri, hasil lahan sawit, pemanfaatan aset pesantren, serta penggalangan donasi dari Masyarakat dan beberapa bantuan yang diberikan oleh Kementrian Agama (Kemenag) dan Desa. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan pimpinan pondok, masyarakat, pengurus, dan pemanfaatan teknologi informasi. Adapun faktor penghambat mencakup ketidakseimbangan pendapatan dan pengeluaran, ketergantungan pada dana tidak stabil, keterbatasan kompetensi SDM, serta kondisi ekonomi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi operasional yang adaptif mampu menjaga keberlangsungan pesantren meskipun menghadapi keterbatasan anggaran. |
en_US |