PENERAPAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DI KANTOR WILAYAH KEMENTRIAN AGAMA PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Show simple item record

dc.contributor.advisor Patmawati, Patmawati
dc.contributor.advisor Kusumayanti, Fitri
dc.contributor.advisor Cucu, Cucu
dc.contributor.advisor Hanifah, Siti
dc.contributor.author A’YUN, QURROTA
dc.date.accessioned 2026-02-24T06:31:24Z
dc.date.available 2026-02-24T06:31:24Z
dc.date.issued 2026-01-27
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8525
dc.description.abstract Qurrota A’yun (12108008). Penerapan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dikantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat: Program Studi Manajemen Dakwah (MD), Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Islam (FDKI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Tahun 2026. Penerapan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) merupakan bagian dari upaya reformasi birokrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PTSP di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan menggambarkan secara mendalam penerapan pelayan terpadu satu pintu dikantor wilayah Kementerian agama provinsi Kalimantan barat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi terkait PTSP. Seluruh data dianalisis melalui tahapan redukasi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan, dengan verifikasi keabsahan data menggunakan triagulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PTSP di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat telah berjalan dengan cukup baik, ditandai dengan integrasi layanan dalam satu pintu, penyederhanaan prosedur, serta peningkatan transparansi dan aksesibilitas pelayanan. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana pendukung, kurangnya fasilitas pendukung seperti ketersediaan air, serta kebutuhan peningkatan pelatihan sumber daya manusia agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal. Dengan demikian, diperlukan upaya berkelanjutan dalam penguatan sarana prasarana, peningkatan kompetensi petugas, serta evaluasi sistem pelayanan guna mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN PONTIANAK en_US
dc.subject Pelayanan Terpadu Satu Pintu en_US
dc.subject Penerapan en_US
dc.subject PTSP en_US
dc.subject Kementerian Agama en_US
dc.title PENERAPAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DI KANTOR WILAYAH KEMENTRIAN AGAMA PROVINSI KALIMANTAN BARAT en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account