| dc.description.abstract |
AHMAD ZAINI, 12009028, PENGULANGAN PERINTAH ITTAQULLĀH DALAM AL-QUR’AN PADA SURAH AL-MĀ’IDAH (Studi Tafsir Ibnu Katsir) Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir(IAT), Fakultas Ushuluddin Dan Adab (FUSHA) Institut Agama Islam Negeri(IAIN) Pontianak 2025 M/1447H.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengulangan perintah Ittaqūllāh dalam surah al-Ma>’idah dan penafsiran Ibnu Katsir terhadap pengulangan perintah Ittaqūllāh tersebut dalam surah al Ma>’idah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan library research, serta analisis deskriptif-analitis. Sumber primer penelitian adalah Al-Qur’an dan Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm karya Ibn Katsir, sedangkan sumber sekunder terdiri dari kitab-kitab ulum al-Qur’an, mu‘jam, dan literatur tematik terkait tikrār.
Hasil penelitian pengulangan perintah Ittaqūllāh memiliki fungsi retoris yang berbeda sesuai konteks ayatnya. penelitian ini menyimpulkan pengulangan perintah takwa dalam bentuk ittaqullāh dan variannya tercatat 54 kali dalam Al-Qur’an, dengan 12 kali kemunculan di Surah Al-Mā’idah memiliki kandungan ayat yang kuat dan relevan dalam menjelaskan pengulangan perintah ittaqullāh yakni ayat 2, 4, 7, 8, 11, 35, 57, 88, 96, 100, 108, dan 112. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengulangan perintah ittaqullāh dalam Surah al-Mā’idah berfungsi sebagai prinsip utama yang mengarahkan hukum, etika sosial, dan penjagaan iman, serta menegaskan bahwa iman sejati berlandaskan ketundukan dan ketaatan kepada Allah. |
en_US |