| dc.description.abstract |
Surya Darma Putra (12016055), Eksplorasi Kendala dan Strategi
Pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Dalam
Mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ketapang. Program Studi
Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak 2026M/ 1447 H.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Mendeskripsikan
pemahaman pemerintah daerah tentang efektivitas pengumpulan Pajak Bumi dan
Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Ketapang, 2)
Mengidentifikasi kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan
(PBB-P2) terhadap pendapatan asli daerah menurut pandangan pemangku
kepentingan di Kabupaten Ketapang, 3) Menganalisis kendala yang dihadapi
pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas dan kontribusi Pajak Bumi dan
Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terhadap pendapatan asli daerah di
Kabupaten Ketapang, dan 4) Menggali strategi yang diterapkan oleh pemerintah
daerah untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan dan kontribusi Pajak Bumi
dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terhadap pendapatan asli daerah
di Kabupaten Ketapang.
Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data
menggunakan data primer yakni kepala bidang PBB-P2 dan pengelolaan PBB-P2.
Sedangkan data sekunder mengunakan data pendukung lainnya yang diperlukan
untuk penelitian ini. Teknik prngumpulan data dengan berupa observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data penelitian melakukan
reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pengumpulan PBB-P2 di
Kabupaten Ketapang didukung oleh pemahaman aparatur pemerintah daerah
terhadap dasar hukum, struktur PAD, serta peran strategis PBB-P2 sebagai sumber
pendapatan daerah yang relatif stabil. Namun, kontribusi PBB-P2 terhadap PAD
belum optimal akibat rendahnya kesadaran wajib pajak, keterbatasan sumber daya
manusia dan anggaran, belummaksimalnya pendataan dan pemutakhiran data, serta
kendala geografis dan teknologi. Pemerintah daerah telah melakukan berbagai
upaya seperti sosialisasi, peningkatan pelayanan, pemanfaatan teknologi, dan
penguatan koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait. Upaya tersebut
menunjukkan potensi dalam meningkatkan efektivitas pemungutan PBB-P2 dan
kontribusinya terhadap PAD. |
en_US |