Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pencegahan Kecurangan Dalam Pengelolaan Dana Desa Di Desa Durian Sebatang Kabupaten Kayong Utara

Show simple item record

dc.contributor.advisor Azimi, Aulia
dc.contributor.advisor Ningrum, Wulan Wahyu
dc.contributor.advisor Rasiam, Rasiam
dc.contributor.advisor Sabirin, Sabirin
dc.contributor.author Amelia, Mia
dc.date.accessioned 2026-02-03T07:43:27Z
dc.date.available 2026-02-03T07:43:27Z
dc.date.issued 2026-01-30
dc.identifier.citation APA (American Psychological Association) en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8380
dc.description.abstract Mia Amelia, (12116045). “Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pencegahan Kecurangan dalam Pengelolaan Dana Desa di Desa Durian Sebatang Kabupaten Kayong Utara”. Skripsi Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2026. Kecurangan merupakan suatu bentuk penipuan secara sengaja yang dilakukan oleh seseorang maupun kelompok untuk mendapatkan keuntungan dan menimbulkan kerugian bagi pihak lain. Oleh sebab itu tindakan pencegahan sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kecurangan, khususnya dalam pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor faktor yang mempengaruhi pencegahan kecurangan dalam pengelolaan dana desa. Adapun faktor – faktornya yaitu akuntabilitas, moralitas, budaya organisasi dan kompetensi aparatur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh langsung melalui pengisian kuesioner. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode sampling total. Sampel total adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Data yang diperoleh diuji menggunakan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) akuntabilitas (X1) tidak berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan pengelolaan dana desa dengan nilai p-value sebesar 0.248 dan t parsial atau t-value sebesar 1.155. Karena t parsial < 1.96 dan p-value > 0.05, maka H1 ditolak. 2) moralitas (X2) tidak berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan pengelolaan dana desa nilai p-value sebesar 0.594 dan t parsial atau t-value sebesar 0.533. Karena t-parsial <1.96 dan p-value > 0.05, maka H2 ditolak. 3) budaya organisasi tidak berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan pengelolaan dana desa dengan nilai p-value sebesar 0.612 dan t parsial atau t-value sebesar 0.507. Karena t-parsial <1.96 dan p-value > 0.05, maka H1 ditolak. 4) sedangkan kompetensi aparatur menjadi satu satunya yang berpengaruh terhadap pencegahan kecurangan pengelolaan dana desa di desa Durian sebatang Kabupaten Kayong Utara dengan nilai p-value sebesar 0.014 dan t parsial atau t- value sebesar 2.460. Karena t parsial > 1.96 dan p-value < 0.05, maka H4 diterima. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.subject Faktor-Faktor en_US
dc.subject Pencegahan en_US
dc.subject Kecurangan en_US
dc.subject Pengelolaan en_US
dc.subject Dana Desa en_US
dc.title Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pencegahan Kecurangan Dalam Pengelolaan Dana Desa Di Desa Durian Sebatang Kabupaten Kayong Utara en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account