GAMBARAN JOB DEMAND DAN DAMPAKNYA TERHADAP WORK-PLACE WELLBEING (STUDI KASUS PADA KARYAWAN KANTOR POS NGABANG)

Show simple item record

dc.contributor.advisor Amalia, Kiki
dc.contributor.advisor Nugraha, Wira
dc.contributor.advisor Yusriadi, Yusriadi
dc.contributor.advisor Handini, Agus
dc.contributor.author ALFARIZI, RESTU
dc.date.accessioned 2026-01-29T05:44:27Z
dc.date.available 2026-01-29T05:44:27Z
dc.date.issued 2026-01-14
dc.identifier.citation APA en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8330
dc.description.abstract Restu Alfarizi (12114015), Gambaran Job Demand Dan Dampaknya Ter-hadap Workplace wellbeing (Studi Kasus Pada Karyawan Kantor Pos Ngabang) : Fakultas Ushuludin dan Adab Program Studi Psikologi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak,2025. Penelitian ini bertujuan untuk ; (1) mendeskripsikan gambaran job demand yang dialami karyawan kantor pos Ngabang, (2) gambaran Workplace Wellbeing yang dialami karyawan kantor pos Ngabang, (3) dampak job demand terhadap work-place wellbeing pada karyawan kantor pos Ngabang di tinjau dari aspeknya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan lima informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terbuka, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian diana-lisis menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi tahap deskripsi, re-duksi, kategorisasi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan menghadapi job demand yang beragam pada tiga aspek utama, yaitu work overload, emotional load, dan cog-nitive load. Beban kerja berlebih muncul melalui volume tugas yang besar, tenggat waktu ketat, multitasking, serta tanggung jawab finansial. Beban emosional dipicu oleh tekanan pelayanan publik, interaksi dengan pelanggan. Selain itu, beban kogni-tif terlihat dari tuntutan akurasi, perubahan kebijakan mendadak, dan minimnya waktu pemulihan mental. Tingginya job demand berdampak langsung pada penurunan workplace wellbeing, berdasarkan 5 aspek instrinsik dan 5 aspek ekstrinsik yang digunakan dalam penelitian ini, ada beberapa aspek yang muncul pada karyawan kantor pos Ngabang, seperti ; penurunan motivasi, kehilangan makna kerja, kesulitan menerapkan kemampuan, serta berkurangnya rasa berprestasi dalam bekerja. Secara ekstrinsik, beberapa karyawan kesulitan mengatur waktu, berku-rangnya rasa aman di tempat kerja, merasa di perlakukan seperti mesin dengan su-pervisi yang diberikan, tidak memiliki kesempatan promosi, serta kehilangan kepua-saan terhadap gaji. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN PONTIANAK en_US
dc.subject Job Demand en_US
dc.subject Workplace Wellbeing en_US
dc.subject Karyawan en_US
dc.subject Kantor Pos en_US
dc.subject Ngabang en_US
dc.title GAMBARAN JOB DEMAND DAN DAMPAKNYA TERHADAP WORK-PLACE WELLBEING (STUDI KASUS PADA KARYAWAN KANTOR POS NGABANG) en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account