IMPLEMENTASI METODE DAKWAH KHURUJ FII SABILILLAH OLEH JAMAAH TABLIGH Di DESA PADANG TIKAR DUA

Show simple item record

dc.contributor.advisor Purwoko, Arief Adi
dc.contributor.advisor Ilyas, Fitri Susanti
dc.contributor.advisor Cucu, Cucu
dc.contributor.advisor Patmawati, Patmawati
dc.contributor.author BAKRULDIN, BAKRULDIN
dc.date.accessioned 2026-01-27T08:55:51Z
dc.date.available 2026-01-27T08:55:51Z
dc.date.issued 2026-01-06
dc.identifier.citation APA en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8305
dc.description.abstract Bakhruldin, 12008011. Implementasi Metode Dakwah Khuruj Fii Sabilillah Oleh Jamaah Tabligh di Desa Padang Tikar Dua: Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Program Studi Manajemen Dakwah Instititut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak 2025. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui tentang: (1) Bagaimana bentuk dan jenis aktifitas dakwah yang dilakukan Jamaah Tabligh Pelaksanaan khuruj fi sabilillah? (2) Bagaimana proses pelaksanaan musyawarah Jamaah Tabligh sebelum khuruj fi sabilillah dilaksanakan? (3) Bagaimana adab dan etika yang diterapkan oleh Jamaah Tabligh dalam pelaksanaan khuruj fi sabilillah? Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dengan metode deksriptif. Seumber data dalam penelitian ini adalah ketua marhalah Desa Padang Tikar Dua yaitu Bapak Nurdin, anggota marhalah ialah Bapak Abdul Muin dan Bapak Andi, selain itu ada beberapa anggota marhalah lainya. Sedangkan penguatnya peneliti juga melibatkan masyarakat sebagai informan untuk mengetahui partisipasi mereka dalam dakwah khuruj fi’ sabilillah oleh jamaah tabligh yang diperoleh melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti juga berpartisipasi dalam kegiatan khuruj sebagai pendalaman penelitian. Teknik analisis data yang digunakan berupa pengumpulan data, penyajian data, kondensasi data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan khuruj fi sabilillah oleh Jamaah Tabligh dilakukan melalui aktivitas dakwah yang terstruktur dan berkesinambungan, meliputi bayan, jaulah, ta’lim wa ta’allum, serta pelaksanaan ibadah berjamaah yang berpusat di masjid. 2) Proses musyawarah sebelum khuruj menjadi tahapan penting dalam menyatukan pemahaman jamaah, meluruskan niat, serta merencanakan pelaksanaan dakwah secara tertib dan terarah. 3) Adab dan etika jamaah tercermin dalam sikap saling menghormati, ketaatan kepada amir, serta pendekatan dakwah yang santun, persuasif, dan tidak memaksa, sehingga dakwah tidak hanya berorientasi pada penyampaian ajaran Islam, tetapi juga pembentukan akhlak dan etika sosial di tengah masyarakat. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN PONTIANAK en_US
dc.subject Metode Dakwah en_US
dc.subject Khuruj Fii Sabilillah en_US
dc.subject Jamaah Tabligh en_US
dc.title IMPLEMENTASI METODE DAKWAH KHURUJ FII SABILILLAH OLEH JAMAAH TABLIGH Di DESA PADANG TIKAR DUA en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account