| dc.description.abstract |
DILA RAMADHANTI Dinamika Psikologis Rasa Kesepian Pada Lansia Di UPT. Panti Sosial Rehabilitas Lansia Mulia Dharma Fakultas Ushuluddin dan Adab Jurusan Psikologi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Pontianak 2025
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Dinamika psikologi rasa kesepian pada lansia di UPT. Panti Sosial Rehabilitas Lanjut Usia Mulia Dharma; (2) Perbedaan dinamika psikologis rasa kesepian pada lansia di UPT. Panti Sosial Rehabilitas Lanjut Usia Mulia Dharma.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik wawancara mendalam, observasi sebagai alat pengumpulan data. Sumber data penelitian diperoleh dari dua sumber, yaitu sumber data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan dua informan utama yang merupakan lansia di panti sosial dan mengalami rasa kesepian. Observasi dilakukan untuk mengamati secara langsung perilaku, aktivitas sehari-hari, dan interaksi sosial informan di panti sosial dan sumber data sekunder dalam penelitian ini didapatkan dari hasil wawancara kepada petugas maupun staf yang ada di panti sosial serta referensi dari karya tulis ilmiah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dinamika psikologis kesepian lansia di panti menunjukkan perbedaan yang berarti berdasarkan sumber trauma dan karakteristik kepribadian, dengan Informan I menunjukkan dinamika kesepian seimbang dari trauma fisik (kecelakaan kerja dan gangguan komunikasi sementara) dan Informan H menunjukkan dinamika kesepian dari trauma emosional (pengkhianatan suami dan ketiadaan anak). (2) Perbedaan dinamika psikologis kesepian antara kedua informan menunjukkan variabilitas pengalaman berdasarkan karakteristik individual, dimana informan I mengalami kesepian berawal dari trauma fisik dengan isolasi sosial situasional dan bertahap, memandang panti sebagai tempat sementara dengan harapan keluar dengan strategi koping berfokus pada aktivitas spiritual individual, sementara informan H mengalami kesepian dari trauma emosional dengan isolasi sosial yang struktural dan permanen, menerima panti sebagai tempat terakhir dengan sikap pasrah total, mengalami kesepian berat dengan strategi koping sangat bergantung pada penghindaran dan penyerahan total kepada aktivitas spiritual. |
en_US |