ANALISIS LAYANAN HOME VISIT BAGI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL (PEMERKOSAAN) PADA ANAK PEREMPUAN DI UPTD PPA KUBU RAYA

Show simple item record

dc.contributor.advisor Nurrahmi, Hesty
dc.contributor.advisor Fazny, Bella Yugi
dc.contributor.advisor Kusumayanti, Fitri
dc.contributor.advisor Saputra, Randi
dc.contributor.author Cahyani, Tri Ulfa
dc.date.accessioned 2026-01-07T00:51:02Z
dc.date.available 2026-01-07T00:51:02Z
dc.date.issued 2025-11-24
dc.identifier.citation APA en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8043
dc.description.abstract Tri Ulfa Cahyani (12106027) Layanan Home visit bagi Korban Pemerkosaan di UPTD PPA Kubu Raya. Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025 Penelitian berangkat dari meningkatnya kasus kekerasan seksual pada anak, khususnya pemerkosaan, yang menimbulkan dampak psikologis serius berupa trauma, kecemasan, dan penurunan kualitas hidup korban. UPTD PPA Kubu Raya berupaya memberikan layanan perlindungan melalui pendekatan home visit, yakni pendampingan langsung di rumah korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) gambaran psikologis korban pemerkosaan anak perempuan di Kubu Raya, (2) pelaksanaan layanan home visit yang dilakukan oleh UPTD PPA, dan (3) faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan layanan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi. Informan penelitian meliputi korban, keluarga korban, serta petugas UPTD PPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pada tahap awal korban mengalami seperti rasa takut, menarik diri, mimpi buruk, dan perasaan bersalah. Namun setelah mendapatkan layanan home visit, kondisi psikologis korban berangsur membaik: korban lebih terbuka, dapat mengontrol emosi, mulai percaya diri, dan memiliki harapan untuk melanjutkan sekolah serta masa depan. (2) Pelaksanaan home visit di UPTD PPA Kubu Raya dilakukan secara sistematis melalui tahapan penerimaan laporan, asesmen, pembentukan tim, pelaksanaan kunjungan (dukungan emosional, psikoedukasi keluarga, konseling singkat, motivasi), rujukan layanan lanjutan, serta evaluasi. (3) Faktor yang memengaruhi keberhasilan home visit meliputi kesiapan korban, dukungan keluarga, privasi lingkungan, kompetensi petugas, koordinasi antar lembaga, serta monitoring berkelanjutan. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.subject Home visit en_US
dc.subject Kekerasan Seksual en_US
dc.title ANALISIS LAYANAN HOME VISIT BAGI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL (PEMERKOSAAN) PADA ANAK PEREMPUAN DI UPTD PPA KUBU RAYA en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account