| dc.description.abstract |
UMY KALSUM. 11901256. MERDEKA BELAJAR: Perspektif
Pendidikan Islam KI Hadjar Dewantara dan Soekarno. Skripsi. Pontianak.
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, jurusan Pendidikan Agama Islam, Institut
Agama Islam Negeri Pontianak, 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep merdeka belajar dalam
perspektif pemikiran pendidikan Islam menurut Ki Hadjar Dewantara dan
Soekarno. Keduanya merupakan tokoh bangsa yang memiliki keprihatinan
terhadap sistem pendidikan yang mengekang kebebasan berpikir dan melemahkan
potensi manusia. Keduanya memandang bahwa pendidikan seharusnya
membebaskan manusia dari belenggu ketertinggalan, penindasan, dan
ketergantungan, sejalan dengan nilai-nilai dasar pendidikan Islam yang
menempatkan peserta didik sebagai subjek utama dalam proses pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan
metode studi pustaka (library research) dan teknik analisis data systematic
review. Adapun fokus kajiannya meliputi: (1) Konsep merdeka belajar menurut Ki
Hadjar Dewantara dalam perspektif pendidikan Islam; (2) Konsep merdeka belajar
menurut Soekarno dalam perspektif pendidikan Islam; (3) Persamaan dan
perbedaan pemikiran keduanya; serta (4) Relevansi gagasan tersebut dengan
konteks kebijakan Merdeka Belajar masa kini.
Berdasarkan analisis terhadap data-data yang peneliti temukan, maka dapat
disimpulkan bahwa: (1) Ki Hadjar Dewantara menekankan pendidikan sebagai
sarana pembentukan karakter dan pengembangan kodrat anak secara menyeluruh
melalui pendekatan budaya dan budi pekerti. (2) Soekarno melihat pendidikan
sebagai alat perjuangan untuk membentuk manusia Indonesia yang sadar politik,
ideologis, serta religius. (3) Persamaan keduanya terletak pada tujuan pendidikan
yang memerdekakan manusia secara lahir dan batin. Perbedaan utamanya ada
pada fokus pendekatan: Ki Hadjar menitikberatkan pada aspek kultural dan etik,
sedangkan Soekarno pada aspek perjuangan dan kesadaran kolektif. (4) Konsep
merdeka belajar yang dikembangkan saat ini terbukti relevan dengan nilai-nilai
pendidikan Islam, khususnya dalam aspek tarbiyah, ta’lim, dan ta’dib. Gagasan
merdeka belajar dalam pandangan Ki Hadjar Dewantara dan Soekarno merupakan
refleksi filosofis yang selaras dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam dan layak
dijadikan landasan dalam pengembangan kebijakan pendidikan nasional. |
en_US |