| dc.description.abstract |
Rokiyansyah. 12101241. Penelitian ini mengkaji pembiasaan shalat berjamaah sebagai sarana untuk membina sikap disiplin santri di Pondok Pesantren Darussuada Assyiddiqiyah, Kabupaten Kubu Raya Tahun Pelajaran 2024/2025 Tujuan utama dari penelitian ini adalah 1. mendeskripsikan secara mendalam pelaksanaan program tersebut. 2. menganalisis proses pembinaan karakter disiplin yang terjadi. 3. mengidentifikasi berbagai faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi keberhasilannya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui tiga teknik utama: wawancara mendalam dengan pengurus dan santri, observasi langsung terhadap kegiatan shalat berjamaah, dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data yang diuji melalui teknik triangulasi dan member check.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan shalat berjamaah dilakukan secara konsisten sesuai jadwal waktu shalat yang telah diatur, dengan peran aktif dari ustadz, pengurus santri, dan musyrif yang mengawasi serta memberi bimbingan. Pembinaan sikap kedisiplinan yang terjadi meliputi disiplin dalam ibadah, waktu, dan sikap yang membawa perubahan positif pada perilaku santri. Santri yang terbiasa mengikuti shalat berjamaah menunjukkan kepekaan terhadap waktu, sikap saling menghargai, dan tanggung jawab yang meningkat. Faktor pendukung keberhasilan meliputi dukungan penuh dari pengasuh dan pengurus, fasilitas musholla dan tempat wudhu yang memadai, serta budaya religius yang kuat di lingkungan pondok pesantren. Meski demikian, terdapat hambatan berupa kurangnya motivasi sebagian santri, ketergantungan pada pengurus ketika berhalangan, dan jeda waktu antara bangun pagi dengan iqamah yang menyebabkan beberapa santri tertidur kembali. Kesimpulannya, pembiasaan shalat berjamaah efektif sebagai media pembinaan sikap kedisiplinan santri yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter santri di lingkungan pesantren. Rekomendasi penelitian ini antara lain perlunya peningkatan pengawasan dan motivasi agar pembiasaan ini dapat berjalan lebih optimal tanpa unsur paksaan. |
en_US |