IMPLEMENTASI TIGA PILAR DA’WAH MOHAMMAD NATSIR DI KAMPUS AKADEMI DA’WAH INDONESIA (ADI) KOTA PONTIANAK

Show simple item record

dc.contributor.advisor Wahab
dc.contributor.advisor Hidayat, Samsul
dc.contributor.author MURJANI
dc.date.accessioned 2022-06-10T13:51:25Z
dc.date.available 2022-06-10T13:51:25Z
dc.date.issued 2021-04-26
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/672
dc.description.abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Tiga Pilar Da’wah Mohammad Natsir Di Kampus Akademi Da’wah Indonesia (ADI) Kota Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Konstruksi Realitas Sosial. Teori yang pertama kali dikenalkan oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckman ini membagi menjadi tiga realitas sosial yaitu Internalisasi, Eksternalisasi dan Objektifikasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Mohammad Natsir dikenal dengan baik oleh Civitas ADI Pontianak. Dalam wawancara terungkap bahwa Mohammad Natsir adalah seorang Pahlawan Nasional, Perdana Menteri NKRI Pertama, Pimpinan dan pendiri Partai Masyumi, Pendiri dan Ketua Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia. Mohammad Natsir meraih tiga buah Doktor Honoris causa dari luar negeri, satu dari Libanon dan dua lagi dari Malaysia. Beliau juga pada tahun 1956 terpilih secara aklamasi menjadi Pimpinan sidang Muktamar Alam Islami di Damaskus, Suriah. Puncaknya mendapat penghargaan Internasional (Jaaizatul Malik Faisal al-‘Alamiyah) dari Lembaga Hadiah Internasional Raja Faisal di Saudi Arabia atas jasa-jasanya di bidang perkhidmatan kepada Islam untuk tahun 1400 Hijriah. Implementasi Tiga Pilar Da’wah Mohammad Natsir telah dilakukan dengan baik di Kampus ADI Pontianak, hal tersebut diwujudkan dalam tingkah laku keseharian dan menjadi keperibadian para Mahasantri. Dalam proses Implementasi Tiga Pilar Da’wah Mohammad Natsir di Kampus ADI Pontianak terdapat peluang dan tantangan. Peluang tersebut diantaranya adalah saat ini Trend dan animo orangtua atau masyarakat pada lembaga Da’wah, Kaderisasi Da’i dan Tahfidz sangat baik. Aturan pusat mengenai Integrasi ADI dan STID Mohammad Natsir menjadi daya tarik karena berpeluang untuk studi sampai S1 gratis. Tantangan diantaranya iiimengenai fasilitas, sistem pengelolaan, pendanaan dan mindsets orangtua untuk masa depan anaknya. en_US
dc.publisher IAIN PONTIANAK en_US
dc.subject Tiga Pilar Da’wah, Mohammad Natsir, Akademi Da’wah Indonesia en_US
dc.title IMPLEMENTASI TIGA PILAR DA’WAH MOHAMMAD NATSIR DI KAMPUS AKADEMI DA’WAH INDONESIA (ADI) KOTA PONTIANAK en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account