dc.description.abstract |
HAIRUL AZMI, (2024), Pola Kominukasi Kelompok Dalam Membangun
Interaksi Sosial Antar Anggota (Studi Pada Komunitas Berbagi Nasi
(BERNAS) Pontianak). Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri
(IAIN) Pontianak Tahun 2024.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Pola Komunikasi
Kelompok yang digunakan Komunitas Berbagi Nasi; 2) Faktor apa saja yang
mempengaruhi dalam Komunikasi Kelompok yang dilakukan Komunitas
Berbagi Nasi Pontianak; dan 3) Apa saja kendala yang dihadapi dalam
Komunikasi Kelompok yang dilakukan Komunitas Berbagi Nasi Pontianak
Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode
deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dengan alat
pedoman wawancara, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan
reduksi data dan ditampilkan dalam bentuk tabel dan gambar (display data).
Adapun pemeriksaan keabsahan dengan teknik pemeriksaan kembali data yang
diperoleh (member check) dan perbandingan hasil wawancara, observasi, dan
dokumentasi (triangulasi).
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa interaksi sosial dalam
Komunitas Berbagi Nasi Pontianak berjalan dengan baik berkat komunikasi
yang efektif dan terbuka. Pola komunikasi semua arah memungkinkan setiap
individu, baik ketua, pengurus, maupun anggota, untuk menyampaikan pesan,
informasi, ide, dan pendapat secara bebas. Penggunaan media seperti
WhatsApp dan Instagram membantu memfasilitasi komunikasi yang lancar
dan menjaga solidaritas antar anggota, meskipun mereka tidak selalu bertemu
langsung. Kerjasama dalam berbagai kegiatan sosial seperti membagikan nasi,
sembako, dan sahur on the road selama bulan Ramadan menunjukkan
tingginya rasa kekeluargaan, solidaritas, dan toleransi di antara anggota.
Meskipun ada beberapa hambatan seperti kesibukan individu dan cuaca yang
tidak mendukung, komunitas ini tetap mampu menjaga komunikasi yang baik
dan menyelesaikan konflik secara damai dan kekeluargaan, tanpa
menyebabkan perpecahan di antara anggota. |
en_US |