HUBUNGAN ANTARA INTERAKSI SOSIAL DENGAN KOHESIVITAS KELOMPOK PADA REMAJA MUJAHIDIN KALIMANTAN BARAT KOTA PONTIANAK

Show simple item record

dc.contributor.advisor Syifa, Abdullah
dc.contributor.advisor Al Qadrie, Syarif Ali
dc.contributor.advisor Waldan, Raziki
dc.contributor.advisor Hanifah, Siti
dc.contributor.author KHOIRIYAH, MIFTAHUL
dc.date.accessioned 2024-02-16T09:12:14Z
dc.date.available 2024-02-16T09:12:14Z
dc.date.issued 2023-12
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/4295
dc.description.abstract MIFTAHUL KHOIRIYAH (11908052), Hubungan Antara Interaksi Sosial dengan Kohesivitas Kelompok Pada Remaja Mujahidin Kalimantan Barat Kota Pontianak. Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Program Studi Manajemen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2023. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat kohesivitas kelompok yang masih rendah pada pengurus remaja masjid dan diduga karena interaksi sosial yang dilakukan oleh pengurus dan anggota remaja masjid belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui seberapa besar tingkat interaksi sosial pada remaja Mujahidin Kalimantan Barat Kota Pontianak. 2) Untuk mengetahui seberapa besar tingkat kohesivitas kelompok pada remaja Mujahidin Kalimantan Barat Kota Pontianak. 3) Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara interaksi sosial dengan kohesivitas kelompok pada remaja Mujahidin Kalimantan Barat Kota Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja Mujahidin di Pontianak dengan jumlah populasi sebanyak 112 orang pengurus. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 responden yang ditentukan menggunakan rumus slovin dengan eror toleran 5%. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yaitu angket dengan subjek penelitian yaitu pengurus dan anggota remaja masjid. Sedangkan untuk menganalisis datanya peneliti menggunakan korelasi product moment dengan bantuan IBM Statistics 21. Berdasarkan analisis yang dilakukan, maka peneliti menyimpulkan bahwa: 1) Interaksi sosial pada remaja Mujahidin Kalimantan Barat Kota Pontianak periode 2021-2023 dalam pengaplikasian organisasi dengan tingkat 70% termasuk dalam kategori tinggi, 30% dalam kategori sedang, dan 0% dalam kategori rendah. 2) Kohesivitas kelompok pada remaja Mujahidin Kalimantan Barat Kota Pontianak periode 2021-2023 dengan tingkat 50% termasuk dalam kategori tinggi, 50% dalam kategori sedang, dan 0% dalam kategori rendah. 3) Berdasarkan perhitungan hasil korelasi product moment antara interaksi sosial dengan kohesivitas kelompok pada remaja Mujahidin menunjukkan tingkat korelasi sebesar 0,667%. Hal ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara interaksi sosial dengan kohesivitas kelompok pada remaja Mujahidin Kalimantan Barat Kota Pontianak periode 2021-2023 dengan kategori 0,60 – 0,799 artinya interaksi sosial dengan kohesivitas kelompok pada remaja Mujahidin memiliki hubungan yang kuat. Adapun kontribusi yang diberikan oleh variabel interaksi sosial terhadap kohesivitas kelompok pada remaja Mujahidin sebesar 44%. Interaksi sosial memungkinkan individu dalam kelompok mengungkapkan perasaan, semakin sering interaksi terjadi maka semakin kuat hubungan antar individu yang dapat meningkatkan kohesivitas kelompok. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.subject Interaksi Sosial en_US
dc.subject Kohesivitas Kelompok en_US
dc.title HUBUNGAN ANTARA INTERAKSI SOSIAL DENGAN KOHESIVITAS KELOMPOK PADA REMAJA MUJAHIDIN KALIMANTAN BARAT KOTA PONTIANAK en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account