ARTIKEL OPINI TIGA TANDA BESAR KIAMAT

Show simple item record

dc.contributor.author Sabran, Ma'ruf Zahran
dc.date.accessioned 2026-04-15T07:00:44Z
dc.date.available 2026-04-15T07:00:44Z
dc.date.issued 2026-04-15
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8671
dc.description.abstract AKHIR zaman sudah dekat. Danau Tiberias sudah kering airnya. Kebun kurma di Baisan (Yordania) sudah kurang buahnya. Namun negeri-negeri Arab semakin subur. Perang yang sedang berkecamuk tanpa henti, habis-habisan. Masing-masing negara bersiap menghadapi masa sulit, krisis pangan, energi, listrik, dan terputusnya jaringan internet. Ketika ajaran kitab suci menjelaskan dan membuktikan dalam lintasan sejarah dunia: "Rum akan mengalahkan Persia. Kemudian Persia akan mengalahkan Rum." (Ar-Rum:2-5). Istilah Rum ialah Amerika sekarang, dan istilah Persia adalah Iran. Semua tanda alam tersebut memicu percepatan kiamat. Selain tanda runtuhnya supremasi moral yang telah dijaga berabad-abad lamanya. Minuman keras jadi kebanggaan, zina dan pelacuran terdapat dimana-mana, keadilan omong-kosong. Anak banyak yang membudaki kedua orang tuanya. Pembunuhan terjadi akibat perang, kemiskinan dan kemelaratan menjadi busana. Krisis pangan global, kelaparan terjadi di setiap sudut kota dan desa. Kematian massal sudah tidak terhitung jumlahnya, akibat musim kemarau berkepanjangan. Bumi tidak lagi subur, tidak menumbuhkan tanaman, buahan dan sayuran. Bumi kering-kerontang, ketiadaan air bersih. Lalu, pajak dan biaya hidup sehari-hari meroket, kelangkaan BBM (bahan bakar minyak) dan gas alam. Sampai global warming sebagai efek rumah kaca dan polusi udara. Mengakibatkan menipisnya lapisan ozonosfer, rusaknya saringan cahaya matahari ke bumi. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.title ARTIKEL OPINI TIGA TANDA BESAR KIAMAT en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account