Abstract:
AKHIR zaman sudah dekat. Danau Tiberias sudah kering airnya. Kebun kurma di Baisan
(Yordania) sudah kurang buahnya. Namun negeri-negeri Arab semakin subur. Perang yang
sedang berkecamuk tanpa henti, habis-habisan. Masing-masing negara bersiap menghadapi masa
sulit, krisis pangan, energi, listrik, dan terputusnya jaringan internet. Ketika ajaran kitab suci
menjelaskan dan membuktikan dalam lintasan sejarah dunia: "Rum akan mengalahkan Persia.
Kemudian Persia akan mengalahkan Rum." (Ar-Rum:2-5). Istilah Rum ialah Amerika sekarang,
dan istilah Persia adalah Iran.
Semua tanda alam tersebut memicu percepatan kiamat. Selain tanda runtuhnya supremasi
moral yang telah dijaga berabad-abad lamanya. Minuman keras jadi kebanggaan, zina dan
pelacuran terdapat dimana-mana, keadilan omong-kosong. Anak banyak yang membudaki kedua
orang tuanya. Pembunuhan terjadi akibat perang, kemiskinan dan kemelaratan menjadi busana.
Krisis pangan global, kelaparan terjadi di setiap sudut kota dan desa. Kematian massal sudah
tidak terhitung jumlahnya, akibat musim kemarau berkepanjangan. Bumi tidak lagi subur, tidak
menumbuhkan tanaman, buahan dan sayuran. Bumi kering-kerontang, ketiadaan air bersih. Lalu,
pajak dan biaya hidup sehari-hari meroket, kelangkaan BBM (bahan bakar minyak) dan gas
alam. Sampai global warming sebagai efek rumah kaca dan polusi udara. Mengakibatkan
menipisnya lapisan ozonosfer, rusaknya saringan cahaya matahari ke bumi.