Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Menghadapi Era Digital di SMP Islam Ashabul Kahfi

Show simple item record

dc.contributor.advisor Wahab, Wahab
dc.contributor.advisor Mujahidah, Nelly
dc.contributor.advisor Kurnanto, Muhammad Edi
dc.contributor.advisor Kurniawan, Syamsul
dc.contributor.author BANJARI, FAISAL AL-
dc.date.accessioned 2026-02-05T06:53:13Z
dc.date.available 2026-02-05T06:53:13Z
dc.date.issued 2025-12-16
dc.identifier.citation APA (American Psychological Association) en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8417
dc.description.abstract Faisal Al-Banjari, Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Menghadapi Era Digital di SMP Islam Ashabul Kahfi: Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri Pontianak Tahun 1446 H/2025 M. Penelitian ini mengkaji transformasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Islam Ashabul Kahfi dalam menghadapi tantangan dan peluang era digital. Fokus kajian meliputi bentuk, proses, dampak, tantangan, serta peluang kurikulum digital dalam mengintegrasikan teknologi tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman. Tujuannya adalah memahami kontribusi kurikulum tersebut terhadap literasi keagamaan, sikap spiritual, dan kesiapan siswa menghadapi perubahan zaman. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, Pak Juraji, guru-guru PAI di SMP Islam Ashabul Kahfi, seperti Pak Kholil, Pak Nasir dan Ibu umamah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan Teknik analisis data menggunakan, Kondensasi data, yakni menyaring dan menyederhanakan informasi menjadi bentuk terstruktur, sehingga pola dan makna utama mudah diidentifikasi. Penarikan kesimpulan melalui triangulasi untuk menjamin keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kurikulum mencakup perubahan isi, integrasi teknologi digital, serta penyesuaian tujuan pendidikan agar relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kurikulum PAI bukan hanya soal penggunaan teknologi, tetapi juga menyentuh cara pandang pendidikan. Pembelajaran yang dulu satu arah kini berubah menjadi lebih interaktif, kerja sama, dan sesuai dengan kehidupan nyata. Guru berperan sebagai pembimbing, xi sedangkan siswa didorong untuk belajar mandiri dan berpikir kritis. Kurikulum digital ini terbukti membantu meningkatkan kemampuan literasi digital, kreativitas guru, keterlibatan orang tua, serta pembentukan karakter Islami. Dengan begitu, kurikulum PAI digital tidak hanya sebagai alat teknologi, tetapi juga sebagai sarana dakwah yang menyatukan nilai Islam dengan kemajuan zaman secara mendidik. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.subject Transformasi Kurikulum en_US
dc.subject Pendidikan Agama Islam en_US
dc.subject Digitalisasi en_US
dc.subject SMP en_US
dc.subject Literasi Keagamaan en_US
dc.title Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Menghadapi Era Digital di SMP Islam Ashabul Kahfi en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account