Pengaruh Gaya Hidup Terhadap Minat Beli Pakaian Thrift Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak

Show simple item record

dc.contributor.advisor Rahmat, Rahmat
dc.contributor.advisor Umam, Khoirul
dc.contributor.advisor Helvira, Reni
dc.contributor.advisor Ulum, Bahrul
dc.contributor.author Nurfawwaaz, Irfan
dc.date.accessioned 2026-01-19T00:38:19Z
dc.date.available 2026-01-19T00:38:19Z
dc.date.issued 2026-01-08
dc.identifier.citation APA (American Psychological Association) en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8201
dc.description.abstract Penelitian ini merupakan karya ilmiah yang disusun oleh Irfan Nurfawwaaz (NIM 12103065) dengan judul “Pengaruh Gaya Hidup terhadap Minat Beli Pakaian Thrift pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak angkatan 2021”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup terhadap minat beli pakaian thrift pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak. Fenomena meningkatnya minat mahasiswa terhadap pakaian thrift menunjukkan adanya perubahan pola konsumsi yang dipengaruhi oleh faktor gaya hidup internal dan eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap 10 informan mahasiswa FEBI IAIN Pontianak. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber, termasuk perspektif pemerintah dan kajian ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap minat beli pakaian thrift. Faktor gaya hidup internal yang paling dominan adalah orientasi hidup hemat dan keterbatasan finansial dengan persentase sebesar 40%, diikuti oleh minat terhadap fashion dan ekspresi diri sebesar 30%, kesadaran lingkungan dan keberlanjutan sebesar 20%, serta nilai kesederhanaan dan prinsip konsumsi Islami sebesar 10%. Sementara itu, faktor gaya hidup eksternal menunjukkan pengaruh yang lebih kuat, di mana pengaruh teman sebaya menjadi indikator paling dominan dengan persentase sebesar 40%, diikuti oleh media sosial sebesar 30%, tren fashion dan budaya populer sebesar 20%, serta faktor situasional sebesar 10%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa minat beli pakaian thrift pada mahasiswa tidak hanya didorong oleh pertimbangan ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan sosial dan tren gaya hidup. Dalam perspektif ekonomi Islam, praktik thrifting dapat dipandang sebagai bentuk konsumsi yang mencerminkan nilai efisiensi, kesederhanaan, dan kemaslahatan umum, selama dilakukan secara wajar dan tidak bertentangan dengan prinsip syariah en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN PONTIANAK en_US
dc.subject Gaya Hidup en_US
dc.subject Minat Beli en_US
dc.subject Thrift en_US
dc.title Pengaruh Gaya Hidup Terhadap Minat Beli Pakaian Thrift Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account