Abstract:
Muhammad Riyard. Analisis Naratif Pengalaman Konsumen Dalam Membeli
Produk Thrift Di Pasar Lelong Uka Pontianak Barat. Skripsi. Program Studi
Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam
Negeri (IAIN) Pontianak.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman konsumen dalam
membeli produk thrift di Pasar Lelong UKA Pontianak Barat dengan
menggunakan pendekatan naratif. Fenomena tingginya minat masyarakat,
khususnya generasi muda, terhadap pembelian pakaian bekas impor mendorong
perlunya pemahaman mendalam mengenai motivasi, persepsi, serta faktor-faktor
yang memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih produk thrift.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam terhadap lima
informan dengan frekuensi belanja berbeda (sering, jarang, dan belum pernah),
serta dokumentasi untuk memperkuat temuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). pengalaman konsumen dalam
berbelanja produk thrift bersifat positif dan melibatkan aspek emosional, ekonomi,
serta sosial. Konsumen merasakan kepuasan karena dapat memperoleh pakaian
bermerek dengan harga terjangkau, menemukan model yang unik, serta
merasakan kesenangan dalam proses pencarian barang (treasure hunting). (2).
Faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian meliputi harga, kualitas
produk, tren fashion, pengaruh teman atau lingkungan sosial, serta konten media
sosial. Meski demikian, terdapat pula kekhawatiran terkait kebersihan, kondisi
pasar yang padat, dan kualitas barang yang tidak selalu konsisten. (3). Persepsi
konsumen terhadap kualitas dan nilai produk thrift menunjukkan bahwa sebagian
besar menganggap produk thrift layak pakai, nyaman, dan memiliki nilai
ekonomis tinggi, sehingga tetap menjadi pilihan meskipun terdapat potensi risiko
higienitas.Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemahaman mengenai
perilaku dan pengalaman konsumen dalam pembelian produk thrift, serta dapat
menjadi referensi bagi pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas pelayanan,
penataan produk, dan strategi pemasaran, khususnya di pasar tradisional yang kini
berkembang menjadi pusat kegiatan thrifting.