Revitalisasi Ruang Publik Masjid Sebagai Media Pendidikan Islam Generasi Z: Studi Kasus Masjid Ismuhu Yahya Pontianak

Show simple item record

dc.contributor.advisor Sukino, Sukino
dc.contributor.advisor Saroso, Muh Gito
dc.contributor.advisor Syam, Nur
dc.contributor.advisor Hidayat, Samsul
dc.contributor.author Camelawaty, Natasya
dc.date.accessioned 2026-01-08T02:37:14Z
dc.date.available 2026-01-08T02:37:14Z
dc.date.issued 2025-11-05
dc.identifier.citation APA (American Psychological Association) en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8099
dc.description.abstract NATASYA CAMELAWATY, NIM. 22341002, Revitalisasi Ruang Publik Masjid Sebagai Media Pendidikan Islam Generasi Z: Studi Kasus Masjid Ismuhu Yahya Pontianak (Perspektif Teori Strukturasi Anthony Giddens). Tesis. Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis revitalisasi ruang publik masjid sebagai media pendidikan Islam generasi Z. Latar belakang penelitian didasari oleh menurunnya fungsi masjid sebagai ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai media pendidikan Islam. Masjid Ismuhu Yahya Pontianak dipilih sebagai lokasi penelitian karena walaupun terletak di daerah minoritas muslim, tetapi memiliki program-program yang berupaya merevitalisasi peran masjid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Lokasi penelitian di Masjid Ismuhu Yahya Pontianak. Subjek penelitian yaitu pengelola masjid dan generasi Z. Objek penelitian yaitu revitalisasi ruang publik masjid untuk pendidikan Islam generasi Z. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data yakni menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Masjid Ismuhu Yahya berhasil merevitalisasi perannya sebagai ruang publik pendidikan Islam dengan cara menghadirkan program-program inovatif seperti Ngaji Bahagia, Satnite Series, dan Khuttab yang dikemas sesuai kebutuhan generasi Z tanpa mengubah nilai-nilai keislamannya. 2) Peran pengelola dalam mendinamiskan ruang publik masjid yaitu sebagai inisiator program dan fasilitator yang memberi ruang serta dukungan bagi aktivitas generasi Z. Generasi Z sebagai penggerak program dengan kreativitas. 3) Penerapan xiii struktur dalam merevitalisasi ruang publik masjid yaitu struktur signifikan, struktur dominasi dan struktur legitimasi. Struktur signifikan berkaitan dengan pemaknaan seseorang terhadap masjid, struktur dominasi berkaitan dengan kekuasaan dalam pengambilan keputusan dan struktur legitimasi berkaitan dengan aturan-aturan yang ada disekitar masjid. 4) Hambatan struktural dan budaya justru menjadi bagian dari proses revitalisasi antara struktur dan agen yang melahirkan bentuk baru ruang publik masjid yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.subject Revitalisasi en_US
dc.subject Ruang Publik en_US
dc.subject Masjid en_US
dc.subject Pendidikan Islam en_US
dc.subject Generasi Z en_US
dc.title Revitalisasi Ruang Publik Masjid Sebagai Media Pendidikan Islam Generasi Z: Studi Kasus Masjid Ismuhu Yahya Pontianak en_US
dc.title.alternative Perspektif Teori Strukturasi Anthony Giddens en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account