AL-JULŪD DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF M. QURAISH SHIHAB PADA TAFSIR AL-MISHBĀH{ (Kajian Linguistik Hakiki dan Maja<zi)

Show simple item record

dc.contributor.advisor Husnaini, Ica Fauziah
dc.contributor.advisor Sayadi, Wajidi
dc.contributor.advisor Yuliarto, Udi
dc.contributor.advisor Putra, Hepni
dc.contributor.author Azzahra, Atikah Nazwa
dc.date.accessioned 2026-01-05T04:36:42Z
dc.date.available 2026-01-05T04:36:42Z
dc.date.issued 2025-12-04
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7964
dc.description.abstract Atikah Nazwa Azzahra. NIM 12109023. Al-Julūd Dalam Al-Qur’an Perspektif M. Quraish Shihab Pada Tafsir Al-Mishba<h{ (Kajian Linguistik Hakiki dan Maja<zi). Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Fakultas Ushuluddin dan Adab. Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan memaparkan penafsiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbāh{ terhadap lafaz al-Julūd serta untuk mengetahui kajian makna hakiki dan maja<zi dari lafaz al-Julūd menurut M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishba<h{. Secara teoritis penelitian ini bermanfaat meluaskan wawasan tentang kajian linguistik makna hakiki dan maja<zi khususnya pada lafaz al-Julūd. Secara praktis bermanfaat dalam pembelajaran tafsir tematik maupun kaidah tafsir, terutama dalam kajian al-Julūd dalam Al-Qur’an (kajian makna hakiki dan maja<zi). Selain itu, diharapkan bahwa penelitian ini dapat menjadi sumber referensi yang berharga bagi peneliti selanjutnya, khususnya dalam memahami makna hakiki dan maja<zi lafaz al-Julūd dalam Al-Qur’an. Penelitian ini bersifat library reserch dengan pendekatan kualitatif dan dengan metode deskriptif. Sumber data primer didapatkan dari Al-Qur’an dan Tafsir Al-Mishba<h{ karya M. Quraish Shihab. Ada pun sumber sekunder berupa literatur penelitian sebelumnya yang relevan dengan judul penelitian ini, dan sumber lainnya seperti buku “Kaidah tafsir” karya M. Quraish Shihab. Kemudian, teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui studi literatur, dan dokumentasi terhadap beberapa sumber data lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishba<h{ menafsirkan lafaz al-Julūd secara kontekstual dengan mempertimbangkan aspek bahasa, sosial, psikologis, dan spiritual. Ia memadukan penafsiran klasik Arab dengan pendekatan modern yang menekankan relevansi nilai Al-Qur’an terhadap kehidupan manusia. Lafaz al-Julūd tidak hanya dipahami sebagai kulit dalam arti fisik, tetapi juga sebagai simbol ekspresi spiritual dan moral manusia. Dari sembilan titik lafaz al-Julūd yang tersebar dalam lima surah, Shihab secara tegas mengklasifikasikan maknanya sebagai hakiki hanya pada Q.S. An-Nisa<’ [4]:56 serta Q.S. Fus{ṣilat [41]:20–22, bahkan menganjurkan pembaca untuk merujuk ke Q.S. Al-Isra<’ [17]:44 guna memperdalam pemahaman ayat tersebut. Sementara itu, pada Q.S. Az-Zumar [39]:23, Q.S. An-Nah{l [16]:80, dan Q.S. Al-H{ajj [22]:20, Shihab tidak menguraikan klasifikasi maknanya secara eksplisit. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN PONTIANAK en_US
dc.subject Al-Julūd en_US
dc.subject Tafsir Al-Mishbah en_US
dc.subject Makna Hakiki en_US
dc.subject Makna maja<zi en_US
dc.title AL-JULŪD DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF M. QURAISH SHIHAB PADA TAFSIR AL-MISHBĀH{ (Kajian Linguistik Hakiki dan Maja<zi) en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account