| dc.contributor.author | Sabran, Ma'ruf Zahran | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-27T05:39:07Z | |
| dc.date.available | 2026-08-27T05:39:07Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-16 | |
| dc.identifier.uri | https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/9601 | |
| dc.description.abstract | SIHIR merupakan perbuatan menyakiti orang lain atas bantuan syaitan. Tidak sedikit yang berakhir dengan kematian. Pasien yang terkena sihir dari orang-orang yang dengki sering disebut terpapar penyakit non-medis. Lebih parah lagi bila keduanya menyatu yaitu penyakit dengan gejala medis dan non-medis. Bahasan kali ini lebih banyak mengarah kepada penyakit akibat perbuatan jahat dari orang yang dengki, ketika ia melancarkan kedengkian dengan cara sihir. Tulisan ini juga menawarkan terapi non medis sebagai upaya pengobatan rohani dan penyembuhan batin melalui dua surah perlindungan (muawwidzatain). | en_US |
| dc.language.iso | id | en_US |
| dc.publisher | IAIN PONTIANAK | en_US |
| dc.title | DUA SURAH PERLINDUNGAN DALAM AL-QURAN | en_US |
| dc.type | Article | en_US |