| dc.description.abstract |
MENGOREKSI cara pandang beragama kita selama ini, mungkin kita selalu berbicara
yang "besar-besar" dan melupakan yang "kecil-kecil." Terkadang orang terjatuh bukan
tersandung karena batu besar. Lebih banyak orang terjatuh karena kerikil yang jarang terlihat.
Misal, Fir'aun mati bukan oleh pasukan Musa. Karena Musa tidak memiliki pasukan, tapi oleh
air. Namrud mati bukan oleh tentara Ibrahim, karena Ibrahim tidak mempunyai tentara. Namun
Namrud mati oleh seekor semut yang bekerja dengan rapi di dalam telinga. Sisi kecil kehidupan
beragama yang jarang dibahas atau ditulis. Sebagian kita, mau berbicara agama terhadap perkara
yang besar seperti salat tepat waktu, haji dan umrah atau pembangunan masjid yang menelan
biaya puluhan hingga ratusan miliar. |
en_US |