| dc.description.abstract |
HARI Asyura tanggal 10 Muharram memiliki banyak keutamaan. Membuktikan
kebenaran ajaran para utusan Tuhan. Kebenaran suatu ajaran bisa diuji dengan dua cara. Ujian
pertama dilihat dari uji konsep (doktrin) ajaran agama. Ajaran yang benar tidak bertentangan
dengan fitrah manusia. Bahkan menyalurkan fitrah manusia dengan menempuh cara yang halal
dan elegan. Ujian kedua dari penyampai agama tersebut (nabi, wali, dan para pengkhotbah). Jika
juru bicara agama berorientasi materi dan keuntungan duniawi, maka tinggalkan para
penyampai agama. Sebab ajaran agama yang benar, pasti benar meskipun kalah di ranah politik
dan popularitas. Ajaran agama yang benar tidak butuh dukungan manusia, karena agama yang
benar adalah milik Tuhan. "Tuhan tidak meminta hartamu (Muhammad:36)." |
en_US |