ARTIKEL OPINI FAKTA ILMIAH DALAM IBADAH

Show simple item record

dc.contributor.author Sabran, Ma'ruf Zahran
dc.date.accessioned 2026-04-15T07:28:39Z
dc.date.available 2026-04-15T07:28:39Z
dc.date.issued 2026-04-15
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8673
dc.description.abstract PADA abad ini, ilmu pengetahuan dan teknologi membongkar fakta ilmiah dari ibadah yang ditunaikan secara kontinyu. Setelahnya, jangan lagi beranggapan salat, puasa, zakat, haji sebagai beban. Betapa kagum dunia terhadap penemuan baru ilmiah disebalik rahasia yang tersimpan dalam ibadah. Sujud, posisi sujud menempati terapi paling baik untuk mengalirkan darah ke otak. Sekaligus membuang toksin di otak dengan ritme yang teratur dan stabil. Karena tulang belakang lurus dan posisi jantung di atas kepala. Memberikan relaksasi tersendiri bagi jantung dan aliran darah ke saraf otak secara sempurna (neurotransmitter). Sujud dapat meningkatkan hormon bahagia (endorfin), dapat pula mengurangi, menyeimbangkan dan membuang hormon stres (kortisol). Kortisol diproduksi oleh kelenjar adrenal. Salah satunya berfungsi meningkatkan kadar gula darah. Sujud mampu mencegah stroke, pikun dan penurunan fungsi kognisi. Karena ketika sujud, otak terlindungi secara alami dengan membawa sel-sel baru yang bertumbuh. Dan mengganti sel-sel lama yang telah aus. Sujud merupakan rekayasa sehat dari sang-maha pencipta, guru kesehatan yang maha cerdas. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN Pontianak en_US
dc.title ARTIKEL OPINI FAKTA ILMIAH DALAM IBADAH en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account