| dc.description.abstract |
Selama bulan suci Ramadan, jadual makan umat beriman teratur. Keteraturan yang
membawa kepada sehat jasmani, dan gerak ibadah yang maksimal membawa afiat rohani.
Bermula dari niat kontrol makan dan minum (niat puasa) dari terbit fajar (waktu subuh) sampai
terbenam matahari (waktu maghrib) menjadikan istirahat yang cukup bagi jantung dari kerja
rutin mengatur nafas. Dalam arti ritme beban dikurangi. Memberi waktu istirahat (jeda) bagi
ginjal dari kesibukan menyaring makanan dan minuman menjadi darah untuk dialirkan ke
seluruh tubuh. Otomatis, beban kerja ginjal menjadi ringan. Ginjal tetap bekerja meski tidak
sesibuk di luar bulan suci Ramadan. |
en_US |