| dc.description.abstract |
UPAYA yang terus-menerus dilakukan adalah peningkatan dari sifat kemanusiaan (insaniyah)
menuju sifat ketuhanan (ilahiyah), satu upaya diantaranya melalui proses, media dan metode puasa.
Sifat umum manusia adalah makan, minum, berketurunan, tidur dan lupa. Sifat yang melekat sebagai
potensi bawaan ialah kikir ketika diberi nikmat, dan putus asa ketika dirundung malang. Meneladani
sifat Tuhan secara langsung dilatih melalui tidak makan, tidak minum, tidak berketurunan
(mengistirahatkan hubungan biologis) ketika siang hari. Melatih sifat sabar ketika ujian buruk menimpa.
Sebab Allah SWT memiliki sifat As-Sabur yang berarti maha penyabar. Melatih sifat syukur ketika ujian
baik menyapa. Sebab Allah SWT memiliki sifat Asy-Syakur yang berarti maha berterimakasih. Sifat sabar
dan sifat syukur harus sanggup mengantar ke jalan pulang kepada-Nya (wa ilaihi turja'un). |
en_US |