| dc.description.abstract |
GUNA mendapatkan pemahaman yang utuh tentang kitab suci Alquran,
pembacaan satu tema dalam arti dari satu 'ain (maqra') ke 'ain (maqra') minimal
menjadi sebuah tanda perhentian per-ayat. Permulaan dan perhentian dalam rangka
untuk memahami keutuhan bacaan, arti dan maksud Tuhan. Bukan tidak beralasan
Rasulullah SAW menjadikan tata aturan bacaan. Karena baik susunan juz, surah,
ayat maupun bacaan merupakan petunjuk langsung dari Rasul-Nya (tauqifi). Misal
bacaan satu maqra' yaitu surah Albaqarah dari ayat 183-188. Keterhubungan ibadah
puasa (183) dengan larangan memakan harta dengan cara yang batil (188). |
en_US |