<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Vol 9, No 1 (2015)</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2138</link>
<description/>
<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 13:55:29 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-11T13:55:29Z</dc:date>
<item>
<title>TREND PERAYAAN TAHUN BARU DI KOTA PONTIANAK: PERSPEKTIF KEGELISAHAN SEORANG REMAJA MUSLIMAH</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2139</link>
<description>TREND PERAYAAN TAHUN BARU DI KOTA PONTIANAK: PERSPEKTIF KEGELISAHAN SEORANG REMAJA MUSLIMAH
Rosdiawan, Ridwan; Dwitasari, Septi
Konflik batin pada tiap individu kerap terjadi diantaranya disebabkan oleh ketidaksesuaian antara informasi konsepsional yang bersifat teoritis atau bahkan ideologis dengan realitas yang ditemui. Idealisme dogma atau jargon yang telah terinternalisasi ternyata tidak terpraktikkan secara empirik. Tulisan ini adalah konstruksi ulang dari tugas observasi mahasiswa terhadap tradisi religious di lingkungan sekitar yang mencerminkan dilemma konsepsional di benak seorang remaja Muslimah dalam menyikapi Perayaan tahun baru Masehi yang dirayakan oleh masyarakat Kota Pontianak yang populasi Muslimnya tergolong mayoritas.
DOI: https://doi.org/10.24260/al-hikmah.v9i1.91&#13;
&#13;
DOI (PDF): https://doi.org/10.24260/al-hikmah.v9i1.91.g85
</description>
<pubDate>Mon, 01 Jun 2015 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2139</guid>
<dc:date>2015-06-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
