<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>FASYA</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/12</link>
<description>Fakultas Syariah</description>
<pubDate>Fri, 08 May 2026 03:19:11 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-05-08T03:19:11Z</dc:date>
<item>
<title>PANDANGAN TOKOH MASYARAKAT TERHADAP PRAKTIK POLIGAMI DI KELURAHAN SUNGAI BELIUNG KECAMATAN PONTIANAK BARAT</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8651</link>
<description>PANDANGAN TOKOH MASYARAKAT TERHADAP PRAKTIK POLIGAMI DI KELURAHAN SUNGAI BELIUNG KECAMATAN PONTIANAK BARAT
Maulana, Rafli
Rafli Maulana (12012048). Pandangan Tokoh Masyarakat Terhadap Praktik &#13;
Poligami di Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat. Fakultas &#13;
Syariah Program Studi Hukum Keluarga Islam (Akhwal Syaksyiyyah) Institut &#13;
Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.&#13;
&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui: 1) Untuk &#13;
mengetahui bagaimana praktik poligami di kelurahan Sungai Beliung. 2) Untuk &#13;
mengetahui bagaimana pandangan tokoh masyarakat Kelurahan Sui Beliung &#13;
terhadap praktik poligami.&#13;
&#13;
Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis &#13;
deskriptif. Penelitian ini peneliti mengg1unakan metode pengumpulan data primer &#13;
dan sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh melalui penelitian lapangan &#13;
dengan cara wawancara, wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data &#13;
apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan &#13;
permasalahan yang harus diteliti dan juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal &#13;
dari responden yang lebih mendalam dan jumlah respondennya sedikit atau kecil. &#13;
Data Sekunder meliputi dokumen resmi, buku-buku terkait objek penelitian, &#13;
laporan penelitian (skripsi, tesis, disertasi), dan peraturan perundang-undangan.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil temuan yang didapatkan dari hasil analisis data yang &#13;
dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa: 1) Terkait praktik poligami itu &#13;
sendiri, penelitian menemukan bahwa poligami merupakan pilihan pribadi yang &#13;
kompleks, dipengaruhi oleh faktor agama, sosial, dan personal. Kasus Wak Li, &#13;
seorang tokoh agama yang berhasil mewujudkan poligami harmonis, menantang &#13;
stereotip negatif tentang poligami. Keadilan dalam memperlakukan istri menjadi &#13;
kunci keberhasilan, dan masyarakat Sungai Beliung relatif terbuka terhadap &#13;
poligami asalkan prinsip keadilan terpenuhi, baik secara finansial, emosional, &#13;
maupun spiritual. 2) Terkait pandangan Tokoh masyarakat, terdapat beragam alasan &#13;
yang melatar belakangi praktik poligami, mulai dari pemahaman agama tentang &#13;
sunah Nabi hingga faktor sosial seperti membantu janda. Pandangan masyarakat &#13;
terbagi antara yang melihat poligami sebagai dorongan nafsu dan yang &#13;
menganggapnya sebagai ibadah dengan syarat-syarat tertentu. Poligami juga &#13;
dipandang sebagai solusi sosial untuk memberikan perlindungan ekonomi bagi &#13;
janda dan memastikan kelangsungan keturunan. Komitmen dan tanggung jawab &#13;
suami untuk berlaku adil sangat ditekankan. Pandangan fiqih juga menjadi &#13;
landasan, dengan merujuk pada kesepakatan ulama (ijma') dan dasar hukum dari &#13;
Al-Quran (Surat An-Nisa ayat 3) yang membatasi jumlah istri maksimal empat.
</description>
<pubDate>Thu, 09 Oct 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8651</guid>
<dc:date>2025-10-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>IMPLEMENTASI FATWA MUI NOMOR 83 TAHUN 2023 TENTANG DUKUNGAN TERHADAP PERJUANGAN PALESTINA DI MINI MARKET PONDOK PESANTREN DAARUL HIKMAH</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8643</link>
<description>IMPLEMENTASI FATWA MUI NOMOR 83 TAHUN 2023 TENTANG DUKUNGAN TERHADAP PERJUANGAN PALESTINA DI MINI MARKET PONDOK PESANTREN DAARUL HIKMAH
RISTI, NAJWA SAFIKA
Najwa Syafika NIM. 12104059, "Implementasi Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 Tentang Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina di Mini Market Pondok Pesantren Daarul Hikmah", Fakultas Syariah, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, tahun 2025.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui praktik atau implementasi Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang dukungan terhadap perjuangan Palestina di Mini Market Pondok Pesantren Daarul Hikmah; 2) mengetahui berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses implementasi fatwa tersebut; dan 3) mengetahui dampak implementasi fatwa terhadap komunitas pesantren dari aspek sosial, ekonomi, dan religius. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris-normatif dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pengasuh pesantren, santri pengelola mini market, serta pihak internal lain yang terlibat dalam implementasi kebijakan boikot produk. Data sekunder meliputi literatur terkait, dokumen pesantren, serta ketentuan fatwa MUI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipatif, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa pedoman observasi, pedoman wawancara serta pedoman dokumentasi. Keabsahan data diuji triangulasi sumber.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 dilakukan melalui penyortiran produk boikot secara ketat, penggantian barang secara bertahap, serta pembentukan mekanisme kepatuhan yang dijalankan oleh santri pengelola mini market. 2) Tantangan yang muncul meliputi keterbatasan ketersediaan produk pengganti non-boikot, penurunan omzet penjualan, munculnya tekanan dari distributor dan sebagian pihak eksternal, serta tantangan teknis seperti manajemen inventaris, keuangan, dan pelatihan SDM pengelola. 3) Dampak implementasi fatwa terlihat signifikan, ditandai dengan meningkatnya solidaritas sosial dan kesadaran kolektif terhadap isu Palestina, perubahan perilaku konsumsi santri yang lebih selektif dan berpihak pada produk lokal, serta meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap transparansi dan keadilan transaksi berbasis prinsip syariah di mini market pesantren.
</description>
<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8643</guid>
<dc:date>2026-04-08T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Pilihan Rasional Masyarakat Muslim dalam Penggunaan Jasa Perantara Administrasi Nikah di Kecamatan Pontianak Utara</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8601</link>
<description>Pilihan Rasional Masyarakat Muslim dalam Penggunaan Jasa Perantara Administrasi Nikah di Kecamatan Pontianak Utara
Umairoh, Putri
Putri Umairoh 12112078, Pilihan Rasional Masyarakat Muslim Dalam Penggunaan Jasa Perantara Administrasi Nikah di Kecamatan Pontianak Utara, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.&#13;
&#13;
Penelitian ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, untuk mengetahui dan menjelaskan mekanisme serta praktik pelimpahan pengurusan administrasi pernikahan melalui jasa perantara pada masyarakat Muslim di Kecamatan Pontianak Utara. Kedua, untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi masyarakat Muslim memilih menggunakan jasa perantara dalam pengurusan administrasi pernikahan. Ketiga, untuk menganalisis keputusan tersebut dalam perspektif teori pilihan rasional (Rational Choice) guna melihat efektivitas dan konsekuensi penggunaan jasa perantara dalam proses administrasi pernikahan.&#13;
 &#13;
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan sosio-legal yang mengkaji realitas hukum melalui analisis teori sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi terhadap enam informan kunci yang terdiri dari pengguna jasa dan penyedia jasa perantara yang terlibat dalam proses pengurusan administrasi pernikahan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan dianalisis secara kualitatif menggunakan model analisis interaktif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teori pilihan rasional James S. Coleman (1990).&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, praktik penggunaan jasa perantara dalam administrasi pernikahan di Kecamatan Pontianak Utara berlangsung melalui tahapan pencarian dan penunjukan perantara, konsultasi dan negosiasi biaya, penyerahan dokumen, hingga pengurusan ke instansi terkait sampai terbitnya buku nikah, yang menunjukkan adanya pelimpahan kewenangan administratif kepada pihak ketiga. Kedua, penggunaan jasa perantara dilatarbelakangi oleh faktor efisiensi waktu, keterbatasan pemahaman terhadap prosedur administrasi, kekhawatiran terhadap kesalahan atau penolakan berkas, serta keinginan menghindari kompleksitas birokrasi. Ketiga, berdasarkan teori pilihan rasional, keputusan masyarakat menggunakan jasa perantara merupakan tindakan rasional yang berorientasi pada maksimalisasi manfaat berupa kemudahan, kepastian, dan efisiensi, serta minimalisasi risiko administratif dan beban psikologis, sehingga praktik tersebut dapat dipahami sebagai bentuk adaptasi rasional masyarakat terhadap sistem administrasi yang dinilai kompleks.
</description>
<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8601</guid>
<dc:date>2026-01-14T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PERAN PENYULUH AGAMA NON PNS KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) PONTIANAK TIMUR DALAM UPAYA MEMBINA KELUARGA SAKINAH</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8591</link>
<description>PERAN PENYULUH AGAMA NON PNS KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) PONTIANAK TIMUR DALAM UPAYA MEMBINA KELUARGA SAKINAH
Naufal, Syarif adib
Syarif Adib Naufal (12012065). “Peran Penyuluh Agama Non PNS Kantor&#13;
Urusan Agama (KUA) Pontianak Timur Dalam Upaya Membina Keluarga&#13;
Sakinah”. Fakultas Syariah Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal&#13;
Syakhshiyyah) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) peran Penyuluh Agama&#13;
Islam Non-PNS pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pontianak Timur&#13;
dalam melaksanakan pembinaan keluarga sakinah; (2) faktor pendukung dan&#13;
penghambat dalam pelaksanaan penyuluhan; serta (3) dampak program pembinaan&#13;
terhadap terwujudnya keluarga sakinah di masyarakat.&#13;
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan&#13;
pendekatan yuridis-sosiologis. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara&#13;
mendalam dengan Kepala KUA dan para penyuluh, observasi langsung terhadap&#13;
kegiatan bimbingan, serta dokumentasi terkait data perkawinan dan perceraian di&#13;
Pontianak Timur. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis&#13;
interaktif yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan&#13;
kesimpulan untuk memastikan keabsahan temuan di lapangan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penyuluh Agama Islam Non-PNS&#13;
di KUA Pontianak Timur berperan strategis sebagai edukator, mediator, dan&#13;
konsultan keluarga melalui bimbingan pranikah, penyuluhan majelis taklim, serta&#13;
konseling mandiri. 2) Faktor pendukung keberhasilan meliputi sinergi lintas&#13;
sektoral dan peningkatan kompetensi penyuluh, sementara hambatan utama terletak&#13;
pada keterbatasan personil, luas wilayah jangkauan, serta resistensi privasi&#13;
masyarakat. 3) Program ini berdampak signifikan pada peningkatan literasi&#13;
keagamaan, perbaikan pola komunikasi keluarga, serta efektifitas mediasi dalam&#13;
menekan angka KDRT dan perceraian di wilayah binaan.
</description>
<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8591</guid>
<dc:date>2026-01-26T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
