<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>FUAD</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/11</link>
<description>Fakultas Ushuluddin &amp; Adab</description>
<pubDate>Sat, 09 May 2026 01:06:42 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-05-09T01:06:42Z</dc:date>
<item>
<title>HUBUNGAN ANTARA SELF-REGULATED LEARNING DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG BEKERJA DI FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB IAIN PONTIANAK</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8690</link>
<description>HUBUNGAN ANTARA SELF-REGULATED LEARNING DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG BEKERJA DI FAKULTAS USHULUDDIN DAN ADAB IAIN PONTIANAK
Aulia, Desty Ditha
DESTY DITHA AULIA, Hubungan antara Self-Regulated Learning dengan &#13;
Stres Akademik Pada Mahasiswa yang Bekerja di Fakultas Ushuluddin dan Adab IAIN &#13;
Pontianak: Fakultas Ushuluddin dan Adab Program Studi Psikologi Islam Institut &#13;
Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2026. &#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: (1) sejauh mana kemampuan &#13;
self-regulated learning pada mahasiswa yang bekerja; (2) sejauh mana tingkat stres &#13;
akademik pada mahasiswa yang bekerja; (3) hubungan antara self-regulated learning &#13;
dan stres akademik dalam konteks mahasiswa yang bekerja.  &#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional &#13;
untuk mengetahui tingkat hubungan antara kedua variabel tanpa memberikan &#13;
perlakuan terhadap subjek penelitian. Sampel berjumlah 55 mahasiswa yang dipilih &#13;
berdasarkan kriteria yaitu, mahasiswa aktif semester 1-7 baik laki-laki maupun &#13;
perempuan yang bekerja secara penuh waktu, paruh waktu, maupun menjalankan usaha &#13;
secara mandiri. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua instrumen, &#13;
yakni skala self-regulated learning yang disusun berdasarkan landasan teori &#13;
Zimmerman dan Martinez-Pons, serta skala stres akademik yang dikembangkan &#13;
dengan mengacu pada aspek-aspek yang dikemukakan oleh Gadzella. Analisis data &#13;
dilakukan menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson.  &#13;
Hasil analisis data menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,554 &#13;
dengan tingkat signifikansi p = 0,000 (p &lt; 0,05). Nilai tersebut menunjukkan adanya &#13;
hubungan negatif yang signifikan antara self-regulated learning dan stres akademik. &#13;
Artinya, semakin tinggi kemampuan mahasiswa dalam mengatur proses belajarnya &#13;
secara mandiri, maka semakin rendah tingkat stres akademik yang dialami. Sebaliknya, &#13;
rendahnya kemampuan regulasi diri dalam belajar berkaitan dengan meningkatnya &#13;
stres akademik. Selain itu, hasil analisis koefisien determinasi (R²) sebesar 0,307 &#13;
mengindikasikan bahwa self-regulated learning memberikan kontribusi sebesar 31% &#13;
terhadap variasi stres akademik. Sementara itu, sebesar 69% variasi stres akademik &#13;
dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel yang diteliti dalam penelitian ini. &#13;
Berdasarkan hasil pengelompokan skor, variabel self-regulated learning maupun stres &#13;
akademik pada mahasiswa yang bekerja berada pada kategori sedang.
</description>
<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8690</guid>
<dc:date>2026-03-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>IMPLEMENTASI NILAI-NILAI BIMBINGAN PRA-NIKAH PADA CALON PENGANTIN DALAM TRADISI PERNIKAHAN ADAT MELAYU SAMBAS</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8685</link>
<description>IMPLEMENTASI NILAI-NILAI BIMBINGAN PRA-NIKAH PADA CALON PENGANTIN DALAM TRADISI PERNIKAHAN ADAT MELAYU SAMBAS
PUTRI, FARNASHA FAKHRIYAH ZALFA
Farnasha Fakhriyah Zalfa Putri (11906013) Implementasi Nilai-Nilai Bimbingan&#13;
Pra-Nikah Pada Calon Pengantin Dalam Tradisi Pernikahan Adat Melayu Sambas.&#13;
Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi&#13;
Islam, Institut Agama Islam Negeri Pontianak. Latar belakang penelitian ini,&#13;
dimaksudkan untuk mengeksplorasi penerapan dan pelaksanaan nilai-nilai&#13;
bimbingan pada tradisi pernikahan adat Melayu Sambas. Penelitian menggunakan&#13;
jenis penelitian kualitatif&#13;
Dalam melakukan penelitian, sumber data primer digali dengan 2 tahapan&#13;
secara langsung. Pertama masyarakat Sambas, peneliti memilih 3 orang sebagai&#13;
narasumber penelitian ini. Tiga orang tersebut adalah pasangan pernikahan yang&#13;
asli dari desa Sambas Dalam Kaum Kabupaten Sambas Dusun Sukamantri RT 09&#13;
RW 03, yang paham mengenai nilai-nilai implementasi tradisi pernikahan adat&#13;
Melayu Sambas. Kedua, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di komunitas&#13;
Melayu Sambas. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini&#13;
berupa panduan observasi, panduan wawancara, dokumentasi yang terkait yang&#13;
dapat memperkuat informasi penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian&#13;
ini dilakukan dengan reduksi data, display data, dan pengambilan kesimpulan.&#13;
Hasil penelitian (1) Secara umum Rangkaian yang ada pada Tradisi&#13;
Pernikahan Melayu Sambas. Antara lain 1) Melamar atau Meminang, 2).Pengantar&#13;
Pinang 3)Persiapan Menuju Hari Perkawinan 4). Gotong Royong, 5) Gotong&#13;
Royong, 6).Upacara Menggantung-Gantung, 7). Upacara Berinai, 7).Upacara&#13;
Berandam 8).Upacara Khatam Qur‘an). Upacara Perkawinan, 10 )Upacara Akad&#13;
Nikah 11). Upacara Menyembah, 12).Upacara Jamuan Santap Bersama, 13).&#13;
Upacara Langsung, 14) Upacara Bersanding. (2) Sedangkan Nilai-Nilai Bimbingan&#13;
Pada Tradisi antara lain Penghargaan dan permohonan izin, Nilai melamar, atau&#13;
antar cikram, Nilai ketertarikan dan kecantikan tercermin dari kegiatan “bepallam”,&#13;
“bekasai”, “betangas” dan “beinai”, Nilai kerjasama dan gotong royong, Nilai do’a&#13;
restu dalam kegiatan “nurunkan penganten”, “serah terimak”, “arak-arakan” dan&#13;
“serah terimak”, Nilai kesepakatan dan perjanjian tercemin dalam kegiatan “akad nikah
</description>
<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8685</guid>
<dc:date>2026-01-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PEMBINAAN KARAKTER DISIPLIN DI PANTI ASUHAN ‘AISYIYAH NUR FAUZI KOTA PONTIANAK</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8683</link>
<description>PEMBINAAN KARAKTER DISIPLIN DI PANTI ASUHAN ‘AISYIYAH NUR FAUZI KOTA PONTIANAK
MONALISA, MONALISA
Monalisa. 12006050. “Pembinaan Karakter Disiplin di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Nur Fauzi Pontianak”. Skripsi. Pontianak. Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2026. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penanaman nilai disiplin bagi anak-anak panti asuhan yang memiliki latar belakang sosial dan psikologis yang beragam. Disiplin dipandang sebagai fondasi utama dalam membentuk kepribadian anak yang bertanggung jawab, mandiri, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial.  Adapun fokus penelitian ini adalah: (1) bagaimana program pembinaan karakter disiplin di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Nur Fauzi, (2) bagaimana langkah pembinaan karakter disiplin yang diterapkan, dan (3) apa saja hambatan internal dan eksternal yang dihadapi dalam proses pembinaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas pengurus sekaligus pengasuh dan anak asuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) program pembinaan karakter disiplin dilaksanakan melalui pembiasaan kegiatan harian yang terstruktur seperti shalat berjamaah tepat waktu, pelaksanaan piket kebersihan, belajar malam, serta kepatuhan terhadap jadwal dan tata tertib panti yang diperkuat dengan keteladanan pengasuh; (2) langkah-langkah pembinaan dilakukan melalui penetapan aturan dan jadwal, pembiasaan rutin, keteladanan, pengawasan intensif, pemberian nasihat, serta sanksi edukatif guna menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab anak; dan (3) hambatan yang dihadapi meliputi perbedaan latar belakang anak, tingkat kesadaran disiplin yang belum merata, keterbatasan jumlah pengasuh, serta belum adanya instrumen evaluasi tertulis yang sistematis untuk mengukur perkembangan kedisiplinan anak. Secara keseluruhan, pembinaan karakter disiplin di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Nur Fauzi telah berjalan secara konsisten melalui pendekatan pembiasaan dan keteladanan berbasis nilai-nilai Islam.
</description>
<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8683</guid>
<dc:date>2026-01-29T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN COFFEE SHOP TUMBUH DI PONTIANAK</title>
<link>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8682</link>
<description>HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN COFFEE SHOP TUMBUH DI PONTIANAK
INDAH, INDAH
Indah, Hubungan antara Kepuasan Kerja Dengan Produktivitas Kerja Karyawan Coffee Shop Tumbuh Di Pontianak. Fakultas Ushuluddin dan Adab, Program Studi Psikologi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2026.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat kepuasan kerja pada karyawan Coffee Shop Tumbuh di Pontianak. (2) Tingkat kepuasan kerja pada karyawan Coffee Shop Tumbuh di Pontianak. (3) Hubungan antara kepuasan kerja dengan produktivitas kerja karyawan Coffee Shop Tumbuh di Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik korelasi. Subjek penelitian berjumlah 82 orang karyawan Coffee Shop Tumbuh di Pontianak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada karyawan. Analisis data menggunakan uji korelasi Product Moment untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dengan produktivitas kerja.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat kepuasan kerja karyawan Coffee Shop Tumbuh di Pontianak berada pada tingkat kategori sedang yakni dengan persentase sebesar 66% atau setara dengan jumlah 54 orang karyawan. (2)  Tingkat produktivitas kerja karyawan berada pada kategori sedang yaitu dengan persentase sebesar 74%. (3) Hasil penelitian memperlihatkan adanya hubungan positif searah antara Kepuasan Kerja dengan Produktivitas Kerja pada Karyawan Coffee Shop Tumbuh di Pontianak dengan nilai korelasi sebesar 0,580 yang menunjukkan bahwa kepuasan kerja memiliki hubungan yang cukup kuat dengan produktivitas kerja karyawan. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kepuasan kerja yang dirasakan oleh karyawan, maka semakin tinggi pula produktivitas kerja yang dihasilkan.
</description>
<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8682</guid>
<dc:date>2026-02-26T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
