<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Surat Kabar/Koran</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7746" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/7746</id>
<updated>2026-06-13T03:31:07Z</updated>
<dc:date>2026-06-13T03:31:07Z</dc:date>
<entry>
<title>MEREHABILITASI KEHIDUPAN DIRI DENGAN AMAL SEPULUH HARI PERTAMA  BULAN ZULHIJAH</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8823" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sabran, Ma'ruf Zahran</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8823</id>
<updated>2026-06-05T03:44:13Z</updated>
<published>2026-06-03T00:00:00Z</published>
<summary type="text">MEREHABILITASI KEHIDUPAN DIRI DENGAN AMAL SEPULUH HARI PERTAMA  BULAN ZULHIJAH
Sabran, Ma'ruf Zahran
TERLUPAKAN saat kini kita  berada di hari mulia dan bulan mulia. Sudahkah &#13;
diketahui? Apabila kemuliaan bulan Ramadan terletak di sepuluh hari dan malam terakhir &#13;
Ramadan, terutama tanggal ganjil. Tentang kemuliaan bulan Zulhijjah terletak di tanggal  satu &#13;
sampai sepuluh Zulhijjah. Malam dan siangnya, siang dan malamnya, baik hitungan tanggal &#13;
genap maupun tanggal ganjil. Berdasarkan firman Tuhan: "Demi waktu fajar. Demi malam yang &#13;
sepuluh. Demi genap dan ganjil. (Al-Fajar:1-3)." &#13;
Para ulama menyebut ayat tersebut berbicara tentang keutamaan sepuluh hari pertama &#13;
bulan Zulhijah. Tatkala banyak manusia lalai dalam memanfaatkan waktu mustajabah dari hari&#13;
hari yang seharusnya digunakan untuk membanyak mengingat Allah (ayyamullah). Di bulan ini, &#13;
zikir berupa perkataan seperti ucapan tasbih, takbir, tahmid, tahlil, selawat, membaca Alquran &#13;
dan mengkajinya lebih ditingkatkan. Zikir perbuatan seperti puasa di tanggal satu sampai &#13;
sembilan Zulhijah perlu dilakukan. Salat sunah dan salat malam, bersedekah, banyak membantu, &#13;
berhaji dan berumrah bagi yang mampu. Sungguh, pesan Rasulullah Saw bahwa keutamaan &#13;
sepuluh hari pertama bulan Zulhijah tidak akan tergantikan selama hidup, meskipun seseorang &#13;
telah berjihad di jalan-Nya. Kecuali ia berangkat berjihad dengan jiwa dan harta. Kemudian &#13;
jiwanya gugur sebagai syahid serta hartanya hilang, barulah setara dengan keutamaan sepuluh &#13;
hari pertama di bulan Zulhijah.
</summary>
<dc:date>2026-06-03T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>MOMENTUM HARI RAYA KURBAN: UPAYA MENYEMBELIH SIFAT HEWANI</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8822" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sabran, Ma'ruf Zahran</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8822</id>
<updated>2026-06-05T03:41:08Z</updated>
<published>2026-05-20T00:00:00Z</published>
<summary type="text">MOMENTUM HARI RAYA KURBAN: UPAYA MENYEMBELIH SIFAT HEWANI
Sabran, Ma'ruf Zahran
KURBAN bentuk doktrin dan pengamalan agama tertua di dunia. Mengingat manusia &#13;
harus berkurban agar nanti tidak menjadi korban, dalam semua lini. Penerapan ibadah kurban &#13;
dimulai dari manusia pertama, kedua putera Nabi Adam (Qabil dan Habil) sampai hari ini. &#13;
Dalam peristiwa spektakuler, syariat kurban mengikuti jejak Nabi Ibrahim dan puteranya. Lalu &#13;
dilanjutkan oleh syariat Nabi Muhammad Saw (penutup para utusan Tuhan). &#13;
Kurban dalam arti sempit ialah memotong hewan ternak seperti unta, sapi, kambing &#13;
atau domba. Dengan berniat dari seorang hamba Allah untuk menunaikan ibadah semata &#13;
karena Allah Swt. Dilakukan penyembelihan hewan kurban pada hari pemotongan (yaumun&#13;
nahar) tanggal 10 Zulhijah, diikuti tiga hari berikut. Berturut-turut selama tiga hari tasyrik &#13;
yaitu 11,12,13 Zulhijah.
</summary>
<dc:date>2026-05-20T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>MEMAHAMI PESAN EDUKASI SPIRITUAL DALAM PROSESI KURBAN</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8821" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sabran, Ma'ruf Zahran</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8821</id>
<updated>2026-06-05T03:39:09Z</updated>
<published>2026-05-20T00:00:00Z</published>
<summary type="text">MEMAHAMI PESAN EDUKASI SPIRITUAL DALAM PROSESI KURBAN
Sabran, Ma'ruf Zahran
MENELISIK beberapa pesan edukasi spiritual yang terdapat dalam prosesi kurban, &#13;
mengingatkan kita dialog yang terjadi antar generasi. Betapa tidak, ayahnda Ibrahim mau &#13;
mendengar pesan dan kesan anaknda Ismail tentang ajaran Allah, mencintai ayahnda Ibrahim &#13;
sebagai sosok seorang Nabi. Dan bunda Hajar dengan tulus mengorbankan anak semata &#13;
wayang, sibiran tulang, dimanja dan disayang, belahan jantung. Bunda Hajar serahkan anaknya &#13;
kepada Tuhan, meskipun sebenarnya, ia tidak tega jika anaknya dikorbankan. Namun, taat &#13;
kepada Allah di atas segalanya, termasuk sayang bunda kepada sang anak. &#13;
Dalam tidur, Ibrahim sang Rasul bermimpi, mimpi tentang wahyu Tuhan. Nabi Ibrahim &#13;
diperintah menyembelih anaknda Ismail. Ketika mimpi tersebut diungkap, anaknda Ismail &#13;
menerima dirinya untuk dikurbankan. Respon anaknda Ismail seperti yang direkam kitab suci &#13;
Alquran ialah: " ... Hai ayahku, tunaikan apa yang diperintahkan kepadamu. Pasti engkau akan &#13;
mendapatiku, insya Allah sebagai orang yang sabar.(Ash-Shaffat:102)."
</summary>
<dc:date>2026-05-20T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>SEMESTA BEKERJA MEWUJUDKAN BUKTI KEMURAHAN TUHAN</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8818" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sabran, Ma'ruf Zahran</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8818</id>
<updated>2026-06-05T03:13:25Z</updated>
<published>2026-05-20T00:00:00Z</published>
<summary type="text">SEMESTA BEKERJA MEWUJUDKAN BUKTI KEMURAHAN TUHAN
Sabran, Ma'ruf Zahran
Alam semesta luas dan selalu mengembang (expanding universe) sejak pertama kali &#13;
diciptakan sampai hari kiamat. Literasi ini akan membatasi kajian tentang langit dan bumi. &#13;
Pertama, kerja langit mewujudkan bukti kemurahan Tuhan. &#13;
Langit beserta seluruh binaannya diperuntukkan bagi manusia. Benda-benda langit &#13;
seperti matahari bekerja untuk mengabdi kepada manusia atas suruhan Tuhan. Guna perhitungan &#13;
bilangan tahun, bulan, pekan dan harian. &#13;
Bulan juga bekerja untuk kepentingan manusia dalam menghitung waktu, antisipasi suhu &#13;
dan perubahan iklim, pergantian musim, prediksi pasang-surut air laut. Bermanfaat bagi nelayan &#13;
yang akan melaut dan petani yang akan merencanakan masa bertani. Demikian pula terbit &#13;
bintang-bintang menjadi pertanda tiba malam. Adapun ketika terbenam bintang-bintang, menjadi &#13;
petunjuk datangnya waktu siang dan pertanda pulangnya waktu malam.
</summary>
<dc:date>2026-05-20T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
