<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>02. Artikel Jurnal</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/4" rel="alternate"/>
<subtitle>Artikel/Makalah Civitas Akademika IAIN Pontianak</subtitle>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/4</id>
<updated>2026-04-11T12:41:42Z</updated>
<dc:date>2026-04-11T12:41:42Z</dc:date>
<entry>
<title>MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI  MELALUI STRATEGI MENGGAMBAR DARI ANGKA  DI TK TUNAS BANGSA</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8634" rel="alternate"/>
<author>
<name>Lestari, Ninik</name>
</author>
<author>
<name>Zulkarnain, Zulkarnain</name>
</author>
<author>
<name>Prisuna, Bayu Fitra</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8634</id>
<updated>2026-04-08T07:51:49Z</updated>
<published>2022-06-13T00:00:00Z</published>
<summary type="text">MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI  MELALUI STRATEGI MENGGAMBAR DARI ANGKA  DI TK TUNAS BANGSA
Lestari, Ninik; Zulkarnain, Zulkarnain; Prisuna, Bayu Fitra
Artikel ini dilatarbelakangi dengan adanya &#13;
permasalahan pada perkembangan anak usia dini &#13;
khususnya pada aspek kreativitas. Tujuan dalam &#13;
artikel yang telah dilakukan ini adalah dalam upaya &#13;
meningkatkan kreativitas anak usia dini dengan &#13;
menggunakan strategi menggambar dari angka di TK &#13;
Tunas Bangsa. Adapun subjek dalam artikel ini &#13;
adalah anak kelompok B di TK Tunas Bangsa &#13;
Kabupaten Kapuas Hulu. Objek pada artikel ini &#13;
adalah &#13;
kreativitas &#13;
anak usia dini dengan &#13;
menggunakan strategi menggambar dari angka. &#13;
Desain dalam artikel ini menggunakan desain dari &#13;
John Elliot dengan dua siklus pada pelaksanaannya. &#13;
Teknik pengumpulan datanya adalah observasi untuk &#13;
menggali informasi pada aspek eksploratif, kreatif, &#13;
inovatif, imajinatif. Tekhnik analisis data yang &#13;
dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatif. &#13;
Meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui &#13;
strategi menggambar dari angka dalam artikel ini &#13;
yaitu dengan cara menggambar dikertas HVS yang &#13;
diawali &#13;
dengan &#13;
penulisan &#13;
angka, &#13;
kemudian &#13;
dikreasikan menjadi sebuah obyek gambar. Adapun &#13;
peningkatan dari 4 aspek kreativitas anak kelompok &#13;
B di TK Tunas Bangsa Kabupaten Kapuas Hulu dapat &#13;
dilihat datanya antara lain: Sebelum tindakan skor &#13;
mencapai 54,86%, pada siklus I memperoleh skor &#13;
68,40%, dan siklus II memperoleh skor 80,21%.
</summary>
<dc:date>2022-06-13T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Traditional Game Module Development: An Alternative To  Stimulate Early Childhood Language Development</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8629" rel="alternate"/>
<author>
<name>Rahnang, Rahnang</name>
</author>
<author>
<name>Aditya, Farninda</name>
</author>
<author>
<name>Merna, Merna</name>
</author>
<author>
<name>Lidya, Lidya</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8629</id>
<updated>2026-04-08T02:44:18Z</updated>
<published>2023-01-25T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Traditional Game Module Development: An Alternative To  Stimulate Early Childhood Language Development
Rahnang, Rahnang; Aditya, Farninda; Merna, Merna; Lidya, Lidya
This research produced a product in the form of a traditional West Kalimantan game &#13;
book. The research will be carried out using Research &amp; Development (R &amp; D) research &#13;
for west Kalimantan traditional game resources the author obtained through observation &#13;
and interviews , documentation, data analysis and data reinforcement, and evidence of &#13;
the implementation of research activities. Meanwhile, the locus of this study was &#13;
conducted in the Coastal area of West Kalimantan, which focused on Tanjung Satai &#13;
Village, Pulau Maya District, North Kayong Regency. This coastal area refers to the village &#13;
area on the island surrounded by the sea, namely the Karimata Strait. This research shows &#13;
that the results of West Kalimantan traditional games, especially Mimi and Kotaplus, can &#13;
stimulate the development of early childhood language aged 6 to 6 years. In addition, the &#13;
presence of hand movements in the game stimulates the physical-motor and cognitive &#13;
development of the child.
</summary>
<dc:date>2023-01-25T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Akhlak In Public Spaces (Highways) and Its Social Impacts  (Humanism-Religious Perspective)</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8626" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sukino, Sukino</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8626</id>
<updated>2026-04-08T02:11:59Z</updated>
<published>2022-10-03T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Akhlak In Public Spaces (Highways) and Its Social Impacts  (Humanism-Religious Perspective)
Sukino, Sukino
This article explains morality in the public sphere and its social impact on modern society. &#13;
Public space becomes a free area so that social control is low when used. Through ethical &#13;
understanding and awareness in the public sphere, human freedom in the perspective of &#13;
humanism moves in line with the meaning that humans are created as a blessing for all nature. &#13;
The method of this study is a literature review of the concept of morality in the public sphere &#13;
and religious humanism as a perspective to find meaning. The results of this literature review &#13;
are. First, the main morals in the public space which have implications for modern people's &#13;
lives, such as occupying empty spaces in the taillight, opening road spaces, providing valid &#13;
information and fixing road directions, not throwing garbage, not joking, and not making &#13;
tents—street stage. Second, through the perspective of religious humanism, morality in the &#13;
public sphere provides essential meanings in life, namely: saving lives, providing happiness, &#13;
maintaining quality life, and humanist education
</summary>
<dc:date>2022-10-03T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Efektivitas Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Terhadap Nilai Agama  dan Moral Anak di TK Se-Kota Pontianak</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8623" rel="alternate"/>
<author>
<name>Fatayati, Intan</name>
</author>
<author>
<name>Rahmatullah, Muhammad</name>
</author>
<author>
<name>Prisuna, Bayu Fitra</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8623</id>
<updated>2026-04-07T08:19:45Z</updated>
<published>2023-11-08T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Efektivitas Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Terhadap Nilai Agama  dan Moral Anak di TK Se-Kota Pontianak
Fatayati, Intan; Rahmatullah, Muhammad; Prisuna, Bayu Fitra
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas merupakan metode pembelajaran yang banyak digunakan sebagai &#13;
alternatif dalam menghadapi kondisi pandemi yang melanda hampir seluruh dunia. Namun, dalam &#13;
pelaksanaannya peneliti memandang belum banyak yang mengali informasi terkait sejauh mana &#13;
efektivitas pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan. Adapun penelitian yang telah ada hanya &#13;
menggali informasi pada skala kecil. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pembelajaran &#13;
tatap muka terbatas terhadap perkembangan nilai agama dan moral anak di TK Se-Kota Pontianak. &#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan jenis penelitian survey. Populasi dalam &#13;
penelitian adalah seluruh TK se-kota Pontianak dengan penarikan sampel menggunakan proportionate &#13;
stratified random sampling dan didapatkan sampel sebanyak 30 TK/RA. Teknik pengumpulan data &#13;
menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini &#13;
menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil &#13;
kuesioner persepsi guru yang dikonversikan ke nilai persepsi interval keefektifan menunjukan bahwa, &#13;
pengelolaan pembelajran 3,11 dikategori efektif, aktivitas pembelajaran 3,14 dikategori efektif, &#13;
ketuntasan pembelajaran 3,08 dikategori efektif, sarana dan prasarana pembelajaran 3,15 dikategori &#13;
efektif. Sehingga secara keseluruhan dirata-ratakan sebesar 3,12, yaitu memiliki makna efektivitas &#13;
pembelajaran tatap muka terbatas berada pada kategori “efektif”.
</summary>
<dc:date>2023-11-08T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
