<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>TA-Manajemen Dakwah</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/22" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/22</id>
<updated>2026-05-13T20:41:51Z</updated>
<dc:date>2026-05-13T20:41:51Z</dc:date>
<entry>
<title>PERAN DA’I SEBAGAI ANGGOTA LEGISLATIF( STUDI KASUS:DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PONTIANAK TIMUR )</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8679" rel="alternate"/>
<author>
<name>SASMITA, LASMI</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8679</id>
<updated>2026-04-27T04:44:28Z</updated>
<published>2026-01-26T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PERAN DA’I SEBAGAI ANGGOTA LEGISLATIF( STUDI KASUS:DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PONTIANAK TIMUR )
SASMITA, LASMI
Lasmi Sasmita (12108042) Peran Da’i Sebagai Anggota Legislatif Studi Kasus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pontianak Timur: Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Islam (FDKI) Program Studi Manajemen Dakwah (MD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Tahun 2026.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran da’i sebagai anggota legislatif dan analisis implementasi yang dijalankan oleh H. Muhammad Arif diTanjung Raya I Gang Ismita, kecamatan Pontianak Timur. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pandangan masyarakat yang menilai bahwa peran ganda antara dakwah dan politik berpotensi menimbulkan konflik, namu disisi lain politik juga dapat menjadi sarana dakwah yang efektif jika dijalankan berdasarkan nilai-nilai islam. &#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan memalui wawancara, observasi dan dokumentasi terhadapat subjek penelitian serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran H. Muhammad Arif sebagai da’i sekaligus anggota legislatif diwujudkan melalui dakwah bil lisan, bil qalam dan bil hal. Yaitu tidak hanya menyampaikan pesan keislaman melalui ceramah, tetapi juga melalui kebijakan, tindakan sosial, dan perjuangan aspirasi masyarakat di lembaga legislatif.&#13;
 Karena banyak orang yang menganggap bahwa peran ganda seperti ini hanya menimbulkan konflik sehingga kinerja dilegislatif menjadi tidak efektif. Apalagi dakwah H. Muhammad Arif tidak hanya dilakukan melalui ceramah di mimbar, tetapi juga dapat diwujudkan melalui tindakan dan kebijakan politik. Politik memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat, sehingga ketika nilai-nilai islam seperti  keadilan, kejujuran dan kepedulian sosial diterapkan dalam duni politik, dakwah dapat memberikan dampak yang lebih luas dan nyata bagi umat (Amien Rais, 1991)
</summary>
<dc:date>2026-01-26T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ANALISIS DISTRIBUSI PROGRAM SEDEKAH SHUBUH ORGANISASI SEDEKAH SHUBUH BERBAGI (SSB)</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8593" rel="alternate"/>
<author>
<name>ZAINI, MUHAMMAD</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8593</id>
<updated>2026-04-27T04:44:28Z</updated>
<published>2026-01-23T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ANALISIS DISTRIBUSI PROGRAM SEDEKAH SHUBUH ORGANISASI SEDEKAH SHUBUH BERBAGI (SSB)
ZAINI, MUHAMMAD
Muhammad Zaini (12108031), Analisis Distribusi Program sedekah &#13;
Shubuh Organisasi Sedekah Shubuh Berbagi (SSB): Program Studi Manajemen &#13;
Dakwah (MD), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), Institut Agama &#13;
Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2026.&#13;
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kurangnya ketepatan &#13;
sasaran serta belum optimalnya pengelolaan distribusi dan inventori bantuan &#13;
sembako dalam program go to sakin yang dilaksanakan oleh organisasi sedekah &#13;
shubuh berbagi di wilayah Jungkat, Kabupaten Mempawah. Organisasi sedekah &#13;
shubuh yang menghimpun dana melalui tabung celengan masyarakat donatur, &#13;
SSB memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, &#13;
namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala pada aspek penyaluran &#13;
dan pendataan penerima bantuan. &#13;
Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk menganalisis efektivitas Kanal&#13;
distribusi yang digunakan organisasi dalam menyalurkan bantuan program go to &#13;
sakin; 2) untuk mengetahui pengelolaan inventori distribusi pada barang sembako &#13;
yang dihimpun dari hasil tabung celengan masyarakat; 3) untuk mengidentifikasi &#13;
penyebab ketidaktepatan sasaran dan merumuskan solusi strategis guna &#13;
meningkatkan akurasi distribusi program go to sakin.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan &#13;
deskriptif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan &#13;
dokumentasi yang berkaitan dengan proses penghimpunan dana, pembelian, &#13;
pengemasan, hingga penyaluran bantuan. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kanal distribusi go to sakin&#13;
menggunakan saluran distribusi langsung (direct channel), di mana organisasi &#13;
menyalurkan bantuan secara langsung kepada penerima tanpa melalui perantara; &#13;
2) pengelolaan inventori go to sakin dilakukan sederhana karena volume bantuan &#13;
relatif kecil dan distribusi bersifat periodik, barang bantuan tidak disimpan dalam &#13;
gudang khusus, melainkan menggunakan sistem penyimpanan sementara di &#13;
rumah pengurus sebelum didistribusikan; 3) penyebab ketidaktepatan sasaran dan &#13;
solusinya ialah kriteria penerima bantuan masih ditentukan secara sederhana dan &#13;
subjektif, data penerima bantuan diperoleh dari pihak eksternal tanpa verifikasi &#13;
menyeluruh di lapangan, tidak menggunakan data sosial ekonomi lalu solusinnya &#13;
yakni perlu penetapan kriteria penerima bantuan yang lebih jelas dan terukur, &#13;
melakukan survei lapangan sebelum distribusi sebagai bentuk evaluasi awal,&#13;
melakukan pembaruan data penerima bantuan secara berkala untuk &#13;
meminimalkan kesalahan inclusion dan exclusion
</summary>
<dc:date>2026-01-23T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>MANAJEMEN PROGRAM MENGAJI DI PONDOK PESANTREN PUTRA MAZHAHIRUL HAQ DI JALAN MAJOR ALIANYANG KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBURAYA</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8538" rel="alternate"/>
<author>
<name>TAMA, HANDIKA RAMADHAN PRASETYA</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8538</id>
<updated>2026-04-27T04:44:28Z</updated>
<published>2026-01-15T00:00:00Z</published>
<summary type="text">MANAJEMEN PROGRAM MENGAJI DI PONDOK PESANTREN PUTRA MAZHAHIRUL HAQ DI JALAN MAJOR ALIANYANG KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBURAYA
TAMA, HANDIKA RAMADHAN PRASETYA
HANDIKA, Manajemen Program Mengaji Di Pondok Pesantren Putra Mazhahirul Haq Di Jalan Major Alianyang Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya: Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Program Studi Manajemen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2024.&#13;
	Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang: 1) perencanaan program mengaji di Pondok Pesanatren Putra Mazhahirul Haq. 2) pelaksanaan program mengaji di Pondok Pesantren Putra Mazhahirul Haq. 3) evaluasi program mengaji di Pondok Pesantren Putra Mazhahirul Haq.&#13;
	Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu ketua umum pondok pesantren, pengurus pondok pesantren, serta beberapa santri santri pondok pesantren yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) perencanaan program mengaji di pondok pesantren putra Mazhahirul Haq yaitu berbentuk musyawarah dengan pengurus dan pengajar pondok. 2) pelaksanaan program mengaji di pondok pesantren putra Mazhahirul Haq bentuk pelaksanaannya sudah terlaksana dengan baik secara tertata dan ustadz pengajar nya sudah menyiapkan metode pengajarannya agar santri lebih tertib dalam pelaksanaan program nya. 3) evaluasi program mengaji dipondok pesantren putra Mazhahirul Haq berbentuk musyawarah dan diskusi santai. Setelah pengurus melaksanakan evaluasi tentunya harus ada tindak lanjut untuk kedepannya agar kegiatan program mengaji bisa lebih baik lagi kedepannya.
</summary>
<dc:date>2026-01-15T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>STRATEGI OPERASIONAL PONDOK PESANTREN ULUL ALBAB DESA PINANG LUAR DALAM MENGATASI DEFISIT ANGGARAN</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8526" rel="alternate"/>
<author>
<name>MELLIANTI, SELVI</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8526</id>
<updated>2026-04-27T04:44:28Z</updated>
<published>2026-01-22T00:00:00Z</published>
<summary type="text">STRATEGI OPERASIONAL PONDOK PESANTREN ULUL ALBAB DESA PINANG LUAR DALAM MENGATASI DEFISIT ANGGARAN
MELLIANTI, SELVI
Selvi Mellianti (12108041). Strategi Operasional Pondok Pesantren Ulul Albab Desa Pinang Luar Dalam Mengatasi Defisit Anggaran: Program Studi Manajemen Dakwah (MD), Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Islam (FDKI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Tahun 2025.&#13;
Kondisi defisit anggaran yang dialami Pondok Pesantren Ulul Albab di Desa Pinang Luar berdampak pada kelancaran kegiatan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan fasilitas. Keterbatasan sumber pendapatan serta tidak menentunya bantuan dari pihak luar mendorong pesantren untuk menyusun dan menerapkan strategi operasional yang lebih menyesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada. Dengan dua fokus penelitian yaitu: Bagaimana strategi operasional yang diimplentasikan Pondok Pesantren Ulul Albab al Fikri dalam mengatasi defisit anggaran dan Faktor-faktor pendukung serta penghambat pelaksanaan strategi operasional dalam mengatasi defisit anggaran di Pondok Pesantren Ulul Albab Al-Fikri.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga tahap yaitu: wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan adala triangulasi, member check dan perpanjangan pengamatan. &#13;
 Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren mengimplementasikan strategi operasional melalui kebutuhan prioritas, seperti pemenuhan kebutuhan operasional pondok, serta pembangunan fasilitas secara bertahap, optimalisasi sumber pendapatan yang ada, seperti SPP santri, hasil lahan sawit, pemanfaatan aset pesantren, serta penggalangan donasi dari Masyarakat dan beberapa bantuan yang diberikan oleh Kementrian Agama (Kemenag) dan Desa. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan pimpinan pondok, masyarakat, pengurus, dan pemanfaatan teknologi informasi. Adapun faktor penghambat mencakup ketidakseimbangan pendapatan dan pengeluaran, ketergantungan pada dana tidak stabil, keterbatasan kompetensi SDM, serta kondisi ekonomi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi operasional yang adaptif mampu menjaga keberlangsungan pesantren meskipun menghadapi keterbatasan anggaran.
</summary>
<dc:date>2026-01-22T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
