<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>TA-Pendidikan Islam Anak Usia Dini</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/17" rel="alternate"/>
<subtitle>Islamic Early Childhood Education Thesis</subtitle>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/17</id>
<updated>2026-05-08T03:19:19Z</updated>
<dc:date>2026-05-08T03:19:19Z</dc:date>
<entry>
<title>Upaya Orang Tua dalam Pembinaan Nilai Moral Anak Usia Dini Melalui Film Kartun Upin dan Ipin di Kelurahan Kota Baru Kecamatan Pontianak Selatan</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8594" rel="alternate"/>
<author>
<name>OKTARIA, DWI SEPTI</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8594</id>
<updated>2026-04-27T04:45:21Z</updated>
<published>2026-01-26T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Upaya Orang Tua dalam Pembinaan Nilai Moral Anak Usia Dini Melalui Film Kartun Upin dan Ipin di Kelurahan Kota Baru Kecamatan Pontianak Selatan
OKTARIA, DWI SEPTI
DWI SEPTI OKTARIA. 11814017. Upaya Orang Tua dalam Pembinaan Nilai Moral Anak Usia Dini melalu Film Kartun Upin dan Ipin di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Selatan. Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak. 2026. &#13;
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembinaan nilai moral anak usia dini dalam lingkungan keluarga di tengah perkembangan media digital yang semakin pesat. Film kartun tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi media edukatif yang mengandung pesan moral. Salah satu tayangan yang banyak diminati anak-anak adalah kartun Upin dan Ipin. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya orang tua dalam pembinaan nilai moral anak usia dini melalui film kartun Upin dan Ipin di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Selatan.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah orang tua yang memiliki anak usia dini (4–6 tahun) di Kelurahan Kota Baru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya dengan teknik triangulasi.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya orang tua dalam pembinaan nilai moral melalui film kartun Upin dan Ipin dilakukan dengan cara: (1) mendampingi anak saat menonton, (2) memberikan penjelasan dan penanaman nilai setelah menonton, (3) mengaitkan pesan moral dengan kehidupan sehari-hari, serta (4) memberikan contoh nyata dalam perilaku di rumah. Nilai moral yang ditanamkan meliputi nilai kejujuran, tanggung jawab, tolong-menolong, sopan santun, dan religiusitas. Film kartun Upin dan Ipin terbukti dapat menjadi media pendukung dalam pembinaan moral apabila disertai peran aktif orang tua dalam memberikan bimbingan dan penguatan nilai.
</summary>
<dc:date>2026-01-26T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA DINI DI TK AULIA KOTA PONTIANAK</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8587" rel="alternate"/>
<author>
<name>HENDRIAWAN, DIDIT</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8587</id>
<updated>2026-04-27T04:45:20Z</updated>
<published>2025-07-25T00:00:00Z</published>
<summary type="text">STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA DINI DI TK AULIA KOTA PONTIANAK
HENDRIAWAN, DIDIT
DIDIT HENDRIAWAN, Strategi Guru Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini di TK Aulia Kota Pontianak. Program&#13;
Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak.&#13;
Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mendeskripsikan keterampilan sosial anak&#13;
usia dini di TK Aulia Kota Pontianak. 2) Untuk mendeskripsikan strategi guru&#13;
dalam meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini di TK Aulia Kota Pontianak. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya interaksi sosial dalam perkembangan anak usia dini sebagai makhluk sosial yang membutuhkan&#13;
komunikasi dan hubungan dengan orang lain. Keterampilan sosial pada anak usia dini menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter, kepribadian, serta kecerdasan emosional dan sosial anak.&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif&#13;
deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan&#13;
dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru, kepala sekolah, dan peserta didik&#13;
TK Aulia. Penelitian ini berfokus pada strategi guru dalam menciptakan lingkungan&#13;
belajar yang kondusif, interaktif, dan mendukung perkembangan sosial anak usia dini.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial anak usia dini di TK Aulia Kota Pontianak telah berhasil membangun profil keterampilan sosial yang komprehensif pada anak didiknya. Perkembangan ini tercermin dalam tiga domain: kesadaran diri yang ditunjukkan melalui kemandirian dan regulasi emosi,&#13;
rasa tanggung jawab sosial yang meliputi pemahaman hak-kewajiban dan&#13;
kepatuhan pada aturan, serta perilaku sosial yang ditandai interaksi kooperatif,&#13;
empati awal, dan sikap toleransi. Dengan peran guru sebagai fasilitator yang efektif,&#13;
tercipta lingkungan sosial yang mendukung internalisasi nilai-nilai prososial.&#13;
Landasan sosial-emosional yang kuat ini menjadi indikator positif untuk kesiapan&#13;
anak menghadapi tahap perkembangan yang lebih kompleks di jenjang berikutnya.&#13;
Strategi guru di TK Aulia bersifat multi-metode dan berpusat pada anak,&#13;
menggunakan pendekatan konstruktivis, pembelajaran terdiferensiasi, dan desain&#13;
lingkungan berbasis sentra. Namun, implementasinya menghadapi tantangan&#13;
kompleks seperti keterbatasan Alat Permainan Edukatif (APE), beban manajerial guru yang tinggi, tekanan akademis dini, dan beban administratif. Oleh karena itu,&#13;
efektivitas strategi ini sangat bergantung pada dukungan sistemik yang menyeluruh&#13;
untuk memastikan pendekatan yang ideal dapat diterapkan secara optimal dalam membangun fondasi keterampilan sosial anak.
</summary>
<dc:date>2025-07-25T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PERAN ORANG TUA DALAM MENGOPTIMALISASI BAHASA RESEPTIF ANAK USIA DINI DI JALAN KARET GANG KARET BAKTI KECAMATAN PONTIANAK BARAT KOTA PONTIANAK</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8572" rel="alternate"/>
<author>
<name>WUSQA, KHANSA URWATUL</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8572</id>
<updated>2026-04-27T04:45:21Z</updated>
<published>2025-07-31T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PERAN ORANG TUA DALAM MENGOPTIMALISASI BAHASA RESEPTIF ANAK USIA DINI DI JALAN KARET GANG KARET BAKTI KECAMATAN PONTIANAK BARAT KOTA PONTIANAK
WUSQA, KHANSA URWATUL
KHANSA URWATUL WUSQA, 11814048. Peran Orang Tua dalam&#13;
Mengoptimalisasi Bahasa Reseptif Anak Usia Dini di Jalan Karet Gang&#13;
Karet Bakti, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak. Program Studi&#13;
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan,&#13;
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.&#13;
Tujuan penelitian ini adalah: pola komunikasi orang tua dalam&#13;
mengoptimalisasi bahasa reseptif anak usia dini; dan strategi yang&#13;
digunakan orang tua untuk mengoptimalisasi bahasa reseptif anak usia dini&#13;
di Gang Karet Bakti, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak.&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian&#13;
studi kasus. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer&#13;
diperoleh melalui wawancara langsung dengan tiga orang tua yang memiliki&#13;
anak usia 5–6 tahun, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumentasi&#13;
capaian perkembangan bahasa anak. Teknik pengumpulan data dilakukan&#13;
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan dianalisis&#13;
menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman.&#13;
Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa: pola komunikasi yang&#13;
diterapkan orang tua umumnya adalah komunikasi demokratis yang ditandai&#13;
dengan adanya ruang dialog, sikap terbuka, dan pemberian kesempatan&#13;
kepada anak untuk mengungkapkan pendapat; namun terdapat kendala&#13;
seperti keterbatasan waktu, keterlibatan pihak ketiga (nenek, kakek), dan&#13;
tantangan dalam menyederhanakan kosakata; strategi yang digunakan orang&#13;
tua meliputi bercakap-cakap, mendampingi anak dalam bercerita,&#13;
memberikan contoh bahasa yang mudah dipahami, serta menyediakan&#13;
waktu berkualitas meskipun orang tua bekerja.
</summary>
<dc:date>2025-07-31T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PENGGUNAAN MEDIA FLASH CARD DI PAUD RAUDHATUL ULUM II DESA MEKAR SARI KECAMATAN SUNGAI RAYA</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8571" rel="alternate"/>
<author>
<name>SUNINGSIH, SUNINGSIH</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8571</id>
<updated>2026-04-27T04:45:20Z</updated>
<published>2026-01-28T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENGGUNAAN MEDIA FLASH CARD DI PAUD RAUDHATUL ULUM II DESA MEKAR SARI KECAMATAN SUNGAI RAYA
SUNINGSIH, SUNINGSIH
SUNINGSIH 11911039. Penggunaan Media Flash card Di PAUD Raudhatul ulum II Desa Mekar Sari Kecamatan Sungai Raya Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negri (IAIN) Pontianak 2025.&#13;
SUNINGSIH, 11911039, Penggunaan Media Flash card Di Paud Raudhatululum II Desa Mekar Sari Kecamatan Sungai Raya: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan Bahasa Indonesia pada anak usia dini melalui media flash card di PAUD Raudhatul Ulum II Desa Mekar Sari, Kecamatan Sungai Raya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Fokus penelitian ini adalah penggunaan media flash card dalam proses pembelajaran dan faktor pendukung serta penghambat dalam penggunaannya.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flash card dapat Pengembangan kemampuan Bahasa Indonesia anak, baik dalam memperkaya kosa kata, memahami struktur kalimat, maupun kemampuan menyampaikan ide. Media ini memberikan pembelajaran yang interaktif dan menarik, membantu anak belajar sambil bermain. Faktor pendukung keberhasilan penggunaan media flash card meliputi kreativitas guru dan dukungan lingkungan sekolah, sementara faktor penghambatnya adalah keterbatasan fasilitas dan kebiasaan anak menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.&#13;
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media flash card efektif dalam merangsang perkembangan bahasa Indonesia pada anak usia dini. Oleh karena itu, disarankan agar media ini diterapkan secara luas dengan dukungan pelatihan guru dan penyediaan fasilitas yang memadai.
</summary>
<dc:date>2026-01-28T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
