<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>FEBI</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/164" rel="alternate"/>
<subtitle>Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam</subtitle>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/164</id>
<updated>2026-04-23T23:11:09Z</updated>
<dc:date>2026-04-23T23:11:09Z</dc:date>
<entry>
<title>Moderasi Beragama Ahlus Sunnah Waljama’ah  Solusi Terbaik Menghadapi Perbedaan Pandangan Keagamaan</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2042" rel="alternate"/>
<author>
<name>Soleh, Gusti Muhammad</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2042</id>
<updated>2023-02-13T01:30:26Z</updated>
<published>2023-01-14T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Moderasi Beragama Ahlus Sunnah Waljama’ah  Solusi Terbaik Menghadapi Perbedaan Pandangan Keagamaan
Soleh, Gusti Muhammad
Dengan munculnya liberalisme dan pemikiran-pemiliran baru yang menjamur di masyarakat muslim indonesia. Hal ini di buktikan dengan pembaiatan untuk kembali ke paham ahlus sunnah waljama’ah kepada masyarakat Sampang yang menganut pemahaman syiah yang dilakukan para ulama’ Sampang yang berpaham ahlus sunnah waljama’ah. Sebab itu penelitian ini bertujuan buat memberikan pemahaman bahwa pentingnya untuk tidak sembarangan untuk menjadikan aqidah yang dipegang. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bersumber dari jurnal, buku dan berita terpercaya sebagai bahan dasar moderasi pemahaman ahlus sunnah waljama’ah yang menjadi solusi terbaik menghadapi perbedaan pandangan keagamaan dalam keberagaman pemahaman. Dengan itu memberikan hasil kepada generasi masyarakat muslim terkhusus pemuda-pemudi supaya menanamkan nilai-nilai perilaku seperti: Pertama Moderat (Tawassuth) ialah perilaku tengah-tengah yang bertitikan pada etika kehidupan dalam menaikkan besarnya kualitas keadilan antara masyarakat, kedua Berkeadilan (I’tidal) ialah perilaku lurus serta seimbang, sesuai aksi yang terbentuk atas suatu pertimbangan, ketiga Keseimbangan (Tawazun) ialah perilaku semenjak bisa menyetarakan diri, seorang disegala bentuk kehidupan, tanpa mengarah terhadap suatu perihal saja, keempat Toleran (Tasamuh) ialah perilaku mulia dalam berteman, yang mana selalu mengarah saling menghargai antara sesama makhluk sosial (manusia), kelima Mengajak kejalan kebaikan serta menghindari kedurhakaan (Amar ma’ruf nahi Munkar).
Untuk memenuhi tugas
</summary>
<dc:date>2023-01-14T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA DALAM MENGATASI FENOMENA EKSTREMISME MELALUI DASAR AJARAN ISLAM</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2041" rel="alternate"/>
<author>
<name>Cahyani, Dinda</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2041</id>
<updated>2023-02-13T01:30:26Z</updated>
<published>2023-01-13T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA DALAM MENGATASI FENOMENA EKSTREMISME MELALUI DASAR AJARAN ISLAM
Cahyani, Dinda
Tidak sedikit dari kelmpok yang mengataskan islam yang merespons terhadadap situasi dan kondisi yang terjadi dengan sikap ekstrem dikarenakan kurangnya pemahaman yang utuh tentang perbedaan agama ,ilmu agama, dan keberagaman agama ,ilmu agama ,dan keberagaman. Sehingga kurangnya pemahaman tersebut menjadikan banyak orang yang tidak dapat bersikap secara moderat .Moderasi adalah sikap memilih jalan tengah, bersikap adil dan seimbang serta tidak berlebihan. Moderasi beragama karenanya dapat dipahami sebagai pandangan, sikap dan perilaku yang selalu sentral dalam beragama, selalu adil dan tidak ekstrim.Melihat banyaknya kesalah pahaman tentang arti dari moderasi beragama seperti menganggap Moderasi membahayakan keyakinan dengan agama lain, kurang keseriusan dalam beragama, tidak peduli dengan agama, bahkan dilabeli liberal, dll,pandangan yang seperti ini sangat membuat prihatin.Tujuan penelitian adalah untuk memahami moderasi islam untuk memerangi fenomena ekstremisme agama. Tujuan penelitian yang telah dilakukan; 3. Alasan dilaksanakannya penelitian agar pembaca dapat memahami moderasi beragama dan agar tidak terjadi kesalahpahaman penafsiran peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif yaitu dengan menjabarkan masalah .Temuan dari adanya penelitian ini adalah wasathiyah sudah ada didalam dasar ajaran agama islam, yaitu diantara lain padaAl- Qur’an, Sunnah dan I’jma para ulama.
Untuk memenuhi tugas mata kuliah ilmu kalam
</summary>
<dc:date>2023-01-13T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PERKEMBANGAN AKIDAH iAHLUSSUNNNAH WALJAMAAH SAMPAI SAAT INI</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2031" rel="alternate"/>
<author>
<name>Aminah, Siti</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2031</id>
<updated>2023-02-13T01:30:26Z</updated>
<published>2023-01-11T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PERKEMBANGAN AKIDAH iAHLUSSUNNNAH WALJAMAAH SAMPAI SAAT INI
Aminah, Siti
Kenapa ahluusunnah masih ada sampai saat ini dan mengapa&#13;
banyak pengikut-pengikut ahlussunnah waljamaah karna banyaknya&#13;
orang yang beragama islam dan yakin akan alqur’an dan hadist mereka&#13;
meyakini ahlussunnah waljamaah bahkan banyak ulama’-ulama’ yang&#13;
mendirikan sebuah organisasi yang mengikuti aliran ahlusssunah&#13;
waljamaah salah satunya NU (nahdatul ulama’) Dalam konteks ke-&#13;
Indonesiaan, pola pikir NU yang didasari dengan nilai-nilai tersebut&#13;
dapat dinilai sebagai suatu cara yang paling efektif, feasible, akurat dan&#13;
tepat. Hal ini dimaksudkan bahwa eksistensi NU, baik secara&#13;
kelembagaan (jam’iyyah/organisasi), perkumpulan (jama’ah-jama’ah),&#13;
ajaran (pemahaman keagamaan) maupun kultur keagamaan dan&#13;
kemasyarakatannya dapat diterima bahkan didukung dan diikuti oleh&#13;
sebagian besar umat Islam Indonesia. Perkembangan ahlusuunnah&#13;
waljammah bukan hanya di satu daerah ataupun di satu titik maka dari&#13;
itu ahlusunnah waljamaah perkembangan akidahnya sampai saat ini&#13;
salah satunya di asia tenggara,di Indonesia,Malaysia,berumei&#13;
darussalam.
Untuk Memenuhi Tugas
</summary>
<dc:date>2023-01-11T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Menjaga keimanan kepada malaikat Raqib dan Atid di era globalisasi</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2030" rel="alternate"/>
<author>
<name>Fahri, Muhammad Nauval</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2030</id>
<updated>2023-02-13T01:30:26Z</updated>
<published>2023-01-11T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Menjaga keimanan kepada malaikat Raqib dan Atid di era globalisasi
Fahri, Muhammad Nauval
Penelitian yang di lakukan penulis adalah dengan cara menganalisis tentang&#13;
keadaan di era globalisasi ini yang banyak memberikan dampak baik dan juga&#13;
buruk bagi manusia itu sendiri serta bagaimana cara manusia dalam menelaah&#13;
hal hal baik dari globalisasi dan menyuaring pengaruh pengaruh buruk yang di&#13;
sebabkan oleh digitalisasi tersebut, dan penelitian yang di lakukan&#13;
menggunakan metode kualitatif, dimana data data yang di dapatkan dan di&#13;
kumpulkan mengutip berita Video youtube dan berita , kemudian di analisis&#13;
dan di jadikan sebagai suatu tulisan atau kajian yang deskriptif . dan hasil&#13;
daripada penulisan ini adalah, keadaan dunia di era globalisasi ini sangatlah&#13;
berpengaruh besar karna banyak hal hal yang menjadi pro konta dalam&#13;
masyarakat lalu bagaimana car akita menanamkan sikap iman yangkuat kepada&#13;
malaikat rpqib dan atid sebagai tameng kita dalam mempelajari dan menelaah&#13;
pengaruh perngaruh dari dunia globalisasi
Untuk Memenuhi Tugas
</summary>
<dc:date>2023-01-11T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
