<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>09. Rekaman Pidato/Orasi Ilmiah</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/150" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/150</id>
<updated>2026-05-04T00:25:20Z</updated>
<dc:date>2026-05-04T00:25:20Z</dc:date>
<entry>
<title>ARTIKEL OPINI SEPULUH KEBAIKAN UNTUK SATU KALI SELAWAT</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8474" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ma'ruf, Ma'ruf</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8474</id>
<updated>2026-02-26T06:23:39Z</updated>
<published>2026-02-12T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ARTIKEL OPINI SEPULUH KEBAIKAN UNTUK SATU KALI SELAWAT
Ma'ruf, Ma'ruf
DALAM hitungan hari, bulan Syakban yang mulia akan pergi menyambut ketibaan bulan &#13;
suci Ramadan 1447 H. Untuk tidak menyia-nyiakan sisa hari di bulan Syakban sebagai bulan &#13;
Rasulullah SAW sebaiknya memperbanyak bacaan selawat dan salam kepada Rasulullah SAW &#13;
disiarkan. Salam untuk baginda ialah: Assalamu'alaika ya Rasulullah (salam sejahtera untuk-mu &#13;
wahai utusan Allah). Sedang selawat ialah: Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammad-wa 'ala &#13;
ali sayyidina Muhammad (wahai Allah Tuhan kami, selawat atas tuan kami Muhammad-dan atas &#13;
keluarga tuan kami Muhammad). Penggunaan kata sayyidina menunjukkan sikap beradab &#13;
kepada utusan Allah (adab untuk Nabi).
</summary>
<dc:date>2026-02-12T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ARTIKEL OPINI EDUKASI SPIRITUAL RAJAB (MENDALAMI HIKMAH HURUF)</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8261" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ma'ruf, Ma'ruf</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8261</id>
<updated>2026-01-22T04:13:15Z</updated>
<published>2026-01-22T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ARTIKEL OPINI EDUKASI SPIRITUAL RAJAB (MENDALAMI HIKMAH HURUF)
Ma'ruf, Ma'ruf
RAJAB, bulan istimewa di hati umat muslim se-dunia. Betapa tidak, kitab suci Alquran &#13;
menyatakan sebagai bulan yang dimuliakan diantara empat bulan (minha arba'atun hurum). &#13;
Tiga bulan berturut-turut (muwalat), Zulkaedah, Zulhijah, Muharam. Satu yang terpisah yaitu &#13;
Rajab. Empat bulan tersebut secara tersirat, Tuhan abadikan dalam kalam: "Sesungguhnya &#13;
bilangan bulan di sisi Allah ada dua belas bulan. Dalam ketetapan Allah di waktu Dia &#13;
menciptakan langit dan bumi. Diantaranya terdapat empat bulan yang dimuliakan. Itulah ajaran &#13;
agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri sendiri dalam empat bulan itu. &#13;
Perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka memerangi kamu semuanya. Dan &#13;
ketahuilah bahwa Allah bersama orang-orang yang bertakwa." (At-Taubah:36).
</summary>
<dc:date>2026-01-22T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ARTIKEL OPINI Lepaskan Sandalmu, Jika Menemui Aku (Membaca Sejarah Klasik Kaum Nabi Musa)</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8258" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ma'ruf, Ma'ruf</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8258</id>
<updated>2026-01-22T03:57:23Z</updated>
<published>2026-01-22T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ARTIKEL OPINI Lepaskan Sandalmu, Jika Menemui Aku (Membaca Sejarah Klasik Kaum Nabi Musa)
Ma'ruf, Ma'ruf
RAMADAN sudah diambang pintu, denyut nadinya sudah terasa, aura Rajab yang &#13;
mengantar kepada Syakban, Syakban yang membawa ke Ramadan. Setiap masjid di dunia &#13;
sudah menggemakan doa. "Wahai Allah Tuhan kami, berkahi kami di bulan Rajab dan &#13;
Syakban, sampaikan usia kami di bulan Ramadan." Kumandang doa di menara masjid, surau, &#13;
langgar, rumah, sekolah, pasar, instansi pemerintah dan swasta disiarkan.
</summary>
<dc:date>2026-01-22T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>ARTIKEL OPINI TUJUH TAHAP TIPUAN SYAITAN</title>
<link href="https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8257" rel="alternate"/>
<author>
<name>Ma'ruf, Ma'ruf</name>
</author>
<id>https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8257</id>
<updated>2026-01-22T03:46:56Z</updated>
<published>2026-01-22T00:00:00Z</published>
<summary type="text">ARTIKEL OPINI TUJUH TAHAP TIPUAN SYAITAN
Ma'ruf, Ma'ruf
KONDISI paling baik bagi seseorang yang sangat dekat dan dicintai Allah ketika dia &#13;
merasa tidak memiliki siapa-siapa, kecuali Allah saja. Menjatuhkan diri pada pelukan &#13;
Tuhannya. Keadaan terbaik hamba bukan pada saat dia salat, puasa, zakat, haji dan umrah. &#13;
Kadang ketika salat, dia merasa alim. Ketika puasa seakan dirinya sudah terhindar dari siksa &#13;
Tuhan. Kadang sewaktu zakat, dia merasa sudah aman dari murka-Nya. Haji dan umrah seperti &#13;
sudah diwisuda Allah menjadi penduduk tetap di surga. Halusinasi beragama memang &#13;
dirancang syaitan untuk menggoda, membisiki, menyesatkan manusia dari jalan Allah yang &#13;
lurus.
</summary>
<dc:date>2026-01-22T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
