NEW MEDIA SEBAGAI SUMBER BELAJAR KEAGAMAAN: PERSPEKTIF MAHASISWA DIGITAL NATIVE DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN PONTIANAK

Show simple item record

dc.contributor.advisor Kurniawan, Syamsul
dc.contributor.advisor Anggara, Oki
dc.contributor.advisor Muttaqin, Imron
dc.contributor.advisor Aziz, Abdul
dc.contributor.author MAYURI, MAS INDI LAFIA
dc.date.accessioned 2026-04-27T01:29:22Z
dc.date.available 2026-04-27T01:29:22Z
dc.date.issued 2026-04-06
dc.identifier.citation APA en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8692
dc.description.abstract Mas Indi Lafia Mayuri, “NEW MEDIA SEBAGAI SUMBER BELAJAR KEAGAMAAN: Perspektif Mahasiswa Digital Native di Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Pontianak”. Skripsi. Pontianak, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2026. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pemanfaatan new media sebagai sumber belajar keagamaan dari perspektif mahasiswa digital native di Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Pontianak. Latar belakang penelitian ini berangkat dari realitas meningkatnya penggunaan media digital di kalangan mahasiswa, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber belajar keagamaan yang kritis dan terarah. Kajian pustaka dalam penelitian ini berpijak pada konsep new media, sumber belajar keagamaan dalam perspektif Pendidikan Islam, karakteristik digital native menurut Marc Prensky, serta teori habitus Pierre Bourdieu yang menekankan peran arena dan modal dalam membentuk praktik sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian sosiologis. Penggalian data dilakukan melalui wawancara mendalam semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi, member check, dan diskusi teman sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa digital native memanfaatkan new media sebagai sumber belajar keagamaan yang didominasi oleh media sosial berbasis video, seperti TikTok, YouTube, dan Instagram. Pemanfaatan tersebut dipengaruhi oleh preferensi gaya belajar yang cepat, visual, dan interaktif, kemudahan akses dan fleksibilitas belajar, serta kebiasaan belajar (habitus) yang terbentuk dalam arena digital dan didukung oleh modal budaya dan modal digital yang dimiliki mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa new media memiliki peran signifikan sebagai sumber belajar keagamaan yang kontekstual bagi mahasiswa digital native, namun tetap memerlukan sikap selektif dan kritis dalam menyaring validitas konten keagamaan. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN PONTIANAK en_US
dc.subject New Media en_US
dc.subject Sumber Belajar en_US
dc.subject Digital Native en_US
dc.title NEW MEDIA SEBAGAI SUMBER BELAJAR KEAGAMAAN: PERSPEKTIF MAHASISWA DIGITAL NATIVE DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAIN PONTIANAK en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account