Abstract:
SITI ZAHRANI. Peran Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Dalam Internalisasi Karakter Adil Pada Peserta Didik Kelas XI: Studi Di SMA Islam Tahfidzul Qur’an Pontianak. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak. 2026.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis karakter peserta didik tingkat remaja pada Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berada pada tahap perkembangan sehingga menuntut bimbingan intensif dari guru, terutama guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mengamati internalisasi karakter khususnya karakter adil yang dilaksanakan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti (BP) di SMA Islam Tahfidzul Qur’an Pontianak. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk peneliti mengetahui, menjelaskan dan menganalisis mengenai peran guru PAI dan BP dalam internalisasi karakter adil pada peserta didik berdasarkan standar kompetensi guru, yaitu 1) guru sebagai pengajar, 2) guru sebagai teladan, 3) guru sebagai fasilitator.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif untuk memperoleh data yang berhubungan dengan fokus masalah. Subjek penelitian adalah guru mata pelajaran PAI dan BP kelas XI dan 3 peserta didik kelas XI di SMA Islam Tahfidzul Qur’an Pontianak. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif model Miles dan Huberman dengan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi data dan member check.
Berdasarkan hasil penelitian dan data yang diperoleh maka peneliti menyimpulkan bahwa: 1). Guru PAI dan BP sebagai pengajar menginternalisasikan karakter adil melalui pembelajaran yang objektif, setara, variatif, dan sesuai perbedaan kemampuan peserta didik, 2). Guru PAI dan BP sebagai teladan menunjukkan sikap adil melalui konsistensi perilaku, tidak pilih kasih, serta menghargai semua peserta didik, 3). Guru PAI dan BP sebagai fasilitator enciptakan pembelajaran yang adil melalui penyediaan fasilitas merata, kesempatan setara, bantuan proporsional, dan partisipasi aktif peserta didik.