| dc.description.abstract |
IKHLAS bukan teori, ia melebihi batas teori. Ikhlas bukan praktik, ia melampaui batas
praktik. Secara sederhana, ikhlas lebih banyak diam, batin yang berkata-kata. Karena tidak
semua pemberian berbasis ikhlas. Dengan kata lain, ikhlas ialah sikap mau berbuat dan berbagi,
namun tidak merasa terbebani. Ringan saja diri menyantuni tanpa takut rugi dan tidak berharap
untung.
Perilaku ikhlas mewujud dalam sifat menyembunyikan kekesalan diri, supaya orang lain
tidak tersinggung, tidak malu dan tetap merasa nyaman. Menutup aib saudaranya di tengah
majlis dan rapat organisasi. Tidak mengkritik seseorang di media sosial, tidak menyerangnya,
itulah ikhlas. Artinya, ikhlas terdiri dua dimensi, ikhlas memberi dan ikhlas menerima. Ternyata,
ikhlas tidak hanya dituntut saat memberi, tapi juga dituntut saat menerima. Tanpa menyakiti hati
yang memberi, manusia ikhlas sangat berterimakasih banyak, meski pemberian terlalu sedikit.
Ikhlas juga memuliakan si-penerima. Misal, pemberian buah-buahan dan sayur-sayuran yang
masih segar, bukan yang sudah busuk. Makanan yang baru dimasak, bukan yang sudah basi. |
en_US |