Abstract:
NURUL HASANAH (11906019) Layanan Bimbingan Klasikal Menggunakan Teknik Short Movie Untuk Meningkatkan Pemahaman Bahaya Penyalahgunaan Napza pada Siswa Kelas XI di SMKN 7 Pontiana: Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak 2025:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan: (1) Gambaran mengenai pemahaman siswa kelas XI di SMKN 7 Pontianak sebelum diberikan layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik short movie, (2) Gambaran mengenai pelaksanaan bimbingan klasikal menggunakan teknik short movie pada siswa kelas XI di SMKN 7 Pontianak , (3) Gambaran mengenai pemahaman siswa kelas XI di SMKN 7 Pontianak setelah menerima bimbingan klasikal menggunakan teknik short movie, (4) Efektivitas dari bimbingan klasikal menggunakan teknik short movie pada siswa kelas XI di SMKN 7 Pontianak.
Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK). Sumber data penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer adalah siswa kelas XI di SMKN 7 Pontianak yang menjadi responden serta peserta pada penelitian ini, guru BK, Kepala Sekolah, dan gdduru-guru yang membantu dalam pengumpulan informasi. Sedangkan sumber data sekunder adalah untuk melengkapi penulisan penelitian tersebut didapatkan dari artikel, buku, dan karya ilmiah lainnya yang dapat mendukung penelitian ini. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah dengan
angket skala pengukuran pemahaman bahaya penyalahgunaan NAPZA, dan jurnal
refleksi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan
analisis data kuantitatif angket.
Hasil penelitian ini berdasarkan pengukuran dari pengisian angket pemahaman bahaya penyalahgunaan Napza sebelum diberikan tindakan, maka diketahui nilai terendah siswa berada di angka 20% dan nilai tertinggi siswa di angka 60%, serta diketahui bahwa rata-rata siswa berada di kategori Rendah dengan rata-rata 43% dalam pemahaman bahaya penyalahgunaan NAPZA. Selanjutnya dilakukan proses pemberian layanan bimbingan klaskikal menggunakan teknik short movie pada siklus 1, dan setelah menganalisis data
diketahui angka terendah yaitu 63,3% dan tertinggi yaitu 96,7%, serta nilai rata-
rata berada diangka 83,8% di kategori tinggi. Diketahui perbandingan hasil dari
pra-tindakan dan siklus 1 mengalami peningkatan rata-rata 41,2%. Selanjutnya
peneliti melaksanakan siklus 2 sebagai hasil refleksi dari siklus 1 dan memaksimalkannya. Dari proses pemberian layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik short movie pada siklus 2 maka diketahui hasil analisis data berada pada nilai terendah adalah 80% dan nilai tertinggi adalah 96,7%, serta total rata-rata berada di angka 88,9% yang artinya apabila dilihat dari siklus sebelumnya maka siklus 2 juga mengalami peningkatan rata-rata sebesar 5%.