Abstract:
LUKMAN FATHURAHMAN: NIM 12109025. Peran Ayah dalam Al-Qur'an (Studi Tematik Tafsir Fī Ẓilal Al-Qur’an) : Fakultas Ushuluddin dan Adab, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Institut Agama Islama Negeri (IAIN) Potianak, 2025.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengungkap: (1). Bagaimana interpretasi Sayyid Qutb terhadap ayat-ayat peran ayah dan (2). Bagaimana relevansi penafsiran Sayyid Qutb terhadap peran ayah dalam Al-Qur'an.
Penelitian ini termasuk penelitian Kualitatif. Sumber data penelitian ini terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder, yakni (1), sumber primer terdiri atas kitab Tafsir Fī Ẓilal Al-Qur’an dan dibawah naungan Al-Qur'an. (2), Sedangkan sumber sekunder meliputi atas buku-buku yang berkaitan seperti psikologi agama dan jurnal lainnya.
Berdasarkan pada analisis yang telah dilakukan, penelitian ini menyimpulkan bahwa Sayyid Qutb menginterpretasikan ayat-ayat Peran ayah dalam Al-Qur'an dengan menceritakan atau menjabarkan kisah nabi nabi dan orang terdahulu yang memberikan gambaran tentang peran mereka terhadap anaknya melalui interaksi dan komunikasi yang terjadi di antara mereka. relevansi penafsiran Sayyid Qutb terhadap ayat-ayat peran ayah dalam Al-Qur’an secara garis besar ada 4 yaitu: (1). Peran ayah harus dimulai dari diri seorang ayah itu sendiri dengan menumbuhkan nilai-nilai dasar berupa keimanan, ketakwaan dan kepatuhan kepada Allah SWT dalam dirinya. (2). Sosok ayah harus dapat aktif dalam mendidik dan menasehati anak terutama dalam perkara tauhid dan ketakwaan serta nilai-nilai Islam secara langsung. (3). Ayah harus mampu menumbuhkan dan menunjukkan rasa kasih sayang serta kepeduliannya terhadap anak. (4). Ayah harus mampu membangun hubungan baik melalui komunikasi dan interaksi yang baik pula.