NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KEMAMPUAN DELAYED GRATIFICATION PADA GENERASI Z DI SMA ISLAM TAHFIDZUL QURAN PONTIANAK

Show simple item record

dc.contributor.advisor Handini, Agus
dc.contributor.advisor Lubis, Putri Handayani
dc.contributor.advisor Nurrahmi, Hesty
dc.contributor.advisor Darmadi, Didi
dc.contributor.author Ramadani, Amanda Shawitri
dc.date.accessioned 2026-02-11T06:03:49Z
dc.date.available 2026-02-11T06:03:49Z
dc.date.issued 2026-01-28
dc.identifier.citation APA en_US
dc.identifier.uri https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/8457
dc.description.abstract AMANDA SHAWITRI RAMADANI (12201048). “Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Kemampuan Delayed Gratification pada Generasi Z di SMA Islam Tahfidzul Quran Pontianak”. Skripsi: Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan generasi Z yang menghadapi tantangan pengendalian diri dan kecenderungan pemenuhan kebutuhan secara instan atau yang dikenal dengan istilah instant gratification, sehingga berpengaruh terhadap pembentukan karakter siswa. Pendidikan Agama Islam (PAI) dianggap mempunyai peran penting dalam membentuk kemampuan delayed gratification melalui penanaman nilai keimanan, nilai ibadah, nilai akhlak dan nilai sosial dalam lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana nilai Pendidikan Agama Islam dalam membentuk kemampuan delayed gratification pada siswa generasi Z di SMA Islam Tahfidzul Quran Pontianak, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam proses pembentukan kemampuan delayed gratification. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan delayed gratification pada siswa SMA Islam Tahfidzul Quran Pontianak tidak terbentuk secara instan, melainkan berkembang melalui proses internalisasi nilai Pendidikan Agama Islam di sekolah. Nilai keimanan membentuk kesabaran dan orientasi tujuan jangka panjang; nilai ibadah melatih kedisiplinan waktu dan kemampuan mendahulukan kewajiban; nilai akhlak membentuk kontrol diri, tanggung jawab, dan kedisiplinan; sedangkan nilai sosial melatih siswa untuk mengendalikan ego serta menunda kepentingan pribadi demi kepentingan bersama. Faktor pendukung dalam membentuk kemampuan delayed gratification yaitu lingkungan sekolah yang religius, pembiasaan ibadah dan program tahfidz, keteladanan guru dan aturan sekolah serta pembatasan penggunaan HP. Adapun faktor penghambat dalam membentuk kemampuan delayed gratification yaitu adanya rasa lelah dan kejenuhan serta mood siswa yang tidak stabil. en_US
dc.language.iso id en_US
dc.publisher IAIN PONTIANAK en_US
dc.subject Pendidikan Agama Islam en_US
dc.subject Delayed Gratification en_US
dc.subject Generasi Z en_US
dc.subject Pembentukan Kemampuan en_US
dc.title NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KEMAMPUAN DELAYED GRATIFICATION PADA GENERASI Z DI SMA ISLAM TAHFIDZUL QURAN PONTIANAK en_US
dc.type Skripsi en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search


Advanced Search

Browse

My Account