| dc.description.abstract |
HESTI (12101013), Nilai Pendidikan Islam dalam Novel Si Anak Pelangi Karya Tere Liye: Relevensinya sebagai Sumber Belajar Moderasi Beragama. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025. Novel Si Anak Pelangi karya Tere Liye dipilih sebagai objek penelitian karena memuat gambaran kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam serta menghadirkan nilai-nilai pendidikan Islam yang relevan dengan pembentukan karakter moderat dalam beragama. Kisah Rasuna yang tumbuh di lingkungan multikultural menunjukkan pentingnya toleransi, sikap saling menghargai, dan hidup harmonis di tengah perbedaan. Berdasarkan relevansi tersebut, penelitian ini akan membahas apa saja nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam novel Si Anak Pelangi dan bagaimana relevansi nilai tersebut sebagai sumber belajar moderasi beragama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) nilai pendidikan Islam dalam novel Si Anak Pelangi karya Tere Liye, 2) relevansi nilai pendidikan Islam dalam novel Si Anak Pelangi karya Tere Liye sebagai sumber belajar moderasi beragama.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian riset kepustakaan (library research). Sumber data penelitian ini terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder, yaitu: 1) Sumber data primer adalah Novel Si Anak Pelangi, 2) Sumber data sekunder adalah buku dan jurnal tentang nilai pendidikan Islam dan moderasi beragama.. Analisis data menggunakan analisis framing.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, novel Si Anak Pelangi memuat tiga kategori nilai pendidikan Islam, yaitu: a) nilai aqidah yang meliputi iman kepada Allah dan iman kepada hari akhir; b) nilai akhlak seperti kejujuran, kesabaran, kesopanan, serta nilai moderasi berupa tasamuh, tawasuth, tawazun, dan i‟tidal; serta c) nilai ibadah, antara lain adzan, shalat, sedekah, dan membaca Al-Qur‟an. Kedua novel Si Anak Pelangi relevan digunakan sebagai sumber belajar alternatif dalam moderasi beragama karena mampu menanamkan sikap moderat melalui pendekatan sastra yang kontekstual dan edukatif. |
en_US |