| dc.description.abstract |
MEISYA DEWI PUTRI. NIM 12109021. Penggunaan Ayat-Ayat Al-Qur’an
dalam Aek Selabar (Studi atas Ritual Tolak Bala‟ di Desa Penjajap, Kecamatan
Pemangkat, Kabupaten Sambas). Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Fakultas
Ushuluddin dan Adab. Institut Agama Islam Negeri Pontianak, 2025
Penelitian ini membahas tentang penggunaan ayat-ayat Al-Qur’an dalam
pembuatan Aek Selabar di desa Penjajap, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas.
Aek Selabar merupakan tradisi masyarakat melayu Sambas yang berfungsi sebagai
media tolak bala‟ dan perlindungan dari gangguan gaib maupun niat jahat. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan Aek Selabar, ayat-ayat Al-Qur’an
yang digunakan, serta persepsi masyarakat terhadap manfaat Aek Selabar tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan
Living Qur‟an, yang berfokus pada manifestasi ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan
masyarakat. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menelaah hubungan antara
praktik budaya dan nilai Al-Qur’an yang dihidupkan masyarakat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses pembuatan Aek Selabar
merupakan ritual keagamaan turun-temurun di desa Penjajap, dilakukan dengan
menyiapkan air bersih yang kemudian dibacakan ayat-ayat Al-Qur’an oleh tokoh
agama. Lalu dipercikkan ke seluruh rumah sebagai bentuk perlindungan dari
gangguan makhluk halus, 2) Ayat-ayat yang digunakan meliputi surah Al-Fatihah,
Ayat kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, serta beberapa ayat tambahan yang diyakini
dapat melindungi dari gangguan makhluk halus, 3) Masyarakat memandang Aek
Selabar secara positif sebagai media tolak bala‟ yang diberkahi ayat Al-Qur’an,
karena diyakini memberi perlindungan dan ketenangan berdasarkan pengalaman
mereka. |
en_US |