| dc.description.abstract |
WAN SUPRIADI. 12101093. Implementasi Hidden Curriculum dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 16 Pontianak Tahun Ajaran 2025/2026. Skripsi: Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2025.
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti di sekolah masih berisiko berhenti pada tataran kognitif, sehingga terjadi kesenjangan antara tujuan pembentukan akhlak dan realitas praktik pembelajaran. Di SMP Negeri 16 Pontianak yang multikultural, internalisasi nilai keislaman tidak dapat hanya mengandalkan kurikulum formal, melainkan memerlukan hidden curriculum melalui pembiasaan religius, keteladanan guru, dan budaya sekolah yang hidup. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk mengkaji secara mendalam bentuk, urgensi, dan implementasi hidden curriculum dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti sebagai penguat pembentukan karakter peserta didik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk: pertama, mengetahui bentuk-bentuk hidden curriculum dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti di SMP Negeri 16 Pontianak, mendeskripsikan hidden curriculum itu penting dilaksanakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti di SMP Negeri 16 Pontianak, dan mendeskripsikan implementasi hidden curriculum dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti di SMP Negeri 16 Pontianak.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat dengan jenis kualitatif deskriptif. Sumber data terdiri atas data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Untuk pemeriksaan keabsahan data, peneliti menerapkan triangulasi, member check, dan perpanjangan waktu pengamatan. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hidden curriculum dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti di SMP Negeri 16 Pontianak diwujudkan melalui pembiasaan religius, keteladanan guru, serta pengelolaan kelas dan lingkungan sekolah yang mendukung pembentukan karakter siswa. Hidden curriculum berperan penting sebagai penguat pembelajaran PAI karena menanamkan nilai-nilai keislaman tidak hanya secara kognitif, tetapi juga melalui pembiasaan dan pengalaman langsung dalam kehidupan sekolah, sehingga berkontribusi dalam membentuk sikap religius, disiplin, tanggung jawab, dan akhlak mulia peserta didik. |
en_US |